INSIBERNEWS - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait pengunduran diri Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas tekanan hebat yang melanda pasar saham nasional dalam dua hari terakhir.
Purbaya menyebut anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sempat menyentuh level 7.000-an, setelah sebelumnya berada di kisaran 9.000, menjadi peristiwa serius yang berdampak pada persepsi investor terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.
Baca Juga: IHSG Terjun Bebas, Dirut BEI Iman Rachman Pilih Mundur demi Jaga Kepercayaan Pasar
Pernyataan itu disampaikan Purbaya usai menghadiri rapat terbatas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.
Rapat tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani yang juga menjabat Ketua Danantara.
“Tanggapan saya, langkah tersebut saya nilai positif sebagai bentuk tanggung jawab beliau atas persoalan yang muncul di bursa kemarin,” ujar Purbaya kepada wartawan.
Baca Juga: Ryeo Un Kepergok di Kota Tua, Syuting Film Netflix Bareng Lisa BLACKPINK di Jakarta
Menurut Purbaya, salah satu pemicu utama koreksi tajam IHSG adalah lemahnya tindak lanjut terhadap masukan dan pertanyaan dari lembaga indeks global MSCI. Hal itu, kata dia, menjadi kesalahan serius dalam pengelolaan komunikasi pasar.
“Karena beliau tidak menindaklanjuti masukan atau pertanyaan dari MSCI. Itu kesalahan yang fatal, dan dampaknya kita rasakan langsung melalui koreksi pasar yang cukup dalam,” jelasnya.
Purbaya mengingatkan, jika persoalan tersebut tidak segera direspons secara tepat, dampaknya bisa meluas ke sektor lain. Bahkan, persepsi global terhadap ekonomi Indonesia berisiko terganggu dan memunculkan anggapan bahwa kondisi nasional tidak stabil.
Baca Juga: Rubio Ingatkan AS! Menjatuhkan Rezim Iran Tak Sesederhana Venezuela
Ia menegaskan bahwa pemerintah telah berupaya keras menjaga fundamental ekonomi tetap kuat, mulai dari stabilitas fiskal, pengendalian inflasi, hingga menjaga kepercayaan investor domestik dan asing.
Oleh karena itu, Purbaya berharap momentum perbaikan IHSG yang mulai terlihat pada perdagangan hari ini dapat terus berlanjut. Ia juga menekankan pentingnya pembenahan tata kelola dan komunikasi di pasar modal agar kejadian serupa tidak terulang.
Pemerintah, lanjut Purbaya, akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan transisi kepemimpinan di BEI berjalan lancar dan tidak mengganggu aktivitas pasar secara keseluruhan.***
Artikel Terkait
Undian Piala Dunia Basket U-17 2026 Rampung, Persaingan Panas Menanti di Istanbul
KPK Dalami Peran Eks Ajudan Ridwan Kamil dalam Kasus Iklan BJB
Iran Pasang Status Siaga Tinggi, Peringatkan AS Siap Hadapi Perang Terbuka
Langgar Etika Tugas, Babinsa Utan Kayu yang Fitnah Penjual Es Gabus Ditahan Kodim Jakarta Pusat
PBNU Pulihkan Posisi Gus Yahya Usai Rapat Pleno, Ini Pertimbangan Lengkapnya
Rubio Ingatkan AS! Menjatuhkan Rezim Iran Tak Sesederhana Venezuela
Denada Akui Ressa Anak Kandung, Bantah Tuduhan Penelantaran di Sidang Banyuwangi
Jangan Kaget! Jamur Enoki Ternyata Susah Dicerna, Ini Penjelasannya
Ryeo Un Kepergok di Kota Tua, Syuting Film Netflix Bareng Lisa BLACKPINK di Jakarta
IHSG Terjun Bebas, Dirut BEI Iman Rachman Pilih Mundur demi Jaga Kepercayaan Pasar