Ia juga menceritakan pengalamannya saat mendampingi Presiden dalam peresmian sekolah rakyat. Menurutnya, masih ditemukan anak-anak tingkat SMP dan SMA yang belum mampu membaca dan menulis.
Lebih lanjut, Rachmat menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari pembangunan nasional yang harus dijalankan secara serius dan tepat sasaran.
Ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga infrastruktur sosial, seperti pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Terjadi, Ini Prediksi BMKG Soal Kapan Iklim Indonesia Kembali Normal
“Makan bergizi adalah bagian dari pembangunan yang wajib kita selesaikan,” tegasnya.
“Jika kita bicara infrastruktur, jangan hanya jalan dan jembatan. Infrastruktur sosial juga sangat penting untuk menyelesaikan persoalan dasar bangsa,” pungkas Rachmat.
Artikel Terkait
Perluas Dukungan bagi Ekonomi Desa, BRI Jangkau 5.245 Desa BRILiaN
Sempat Difitnah Soal Es Gabus, Perjuangan 30 Tahun Sudrajat Berbuah Umrah dari Aisar Khaled
Hujan Lebat Masih Mengintai, Pramono Anung Perpanjang PJJ dan WFH di Jakarta hingga 1 Februari 2026
Reza Arap Buka Suara soal Kepergian Lula Lahfah, Isyaratkan Hiatus dan Minta Publik Hentikan Spekulasi
DPR Dorong Teknologi BRIN Diterjunkan, Percepat Pencarian Korban Longsor Cisarua
Indonesia Resmi Masuk Dewan Perdamaian Gaza, Menkeu Singgung Iuran Rp16,7 Triliun