WHO: Leptospirosis Masalah Kesehatan Global yang Sering Terabaikan
Berdasarkan panduan teknis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), leptospirosis merupakan masalah kesehatan global yang masih kurang mendapat perhatian, khususnya di negara berkembang.
Risiko penularan meningkat di wilayah dengan sanitasi buruk, pengelolaan sampah yang tidak memadai, serta populasi tikus yang tidak terkendali.
WHO merekomendasikan pendekatan pencegahan berbasis komunitas, antara lain:
- Menggunakan alat pelindung diri seperti sepatu bot dan sarung tangan saat banjir
- Mengendalikan populasi tikus di lingkungan permukiman
- Meningkatkan edukasi masyarakat tentang bahaya kontak langsung dengan air banjir
- Melakukan deteksi dan pengobatan dini untuk menekan angka kematian
Baca Juga: Fantagio Terseret, Cha Eun Woo Diterpa Dugaan Penggelapan Pajak Fantastis Rp230 Miliar
Musim hujan bukan hanya soal genangan air, tetapi juga soal kewaspadaan terhadap penyakit yang mengintai. Dengan menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta segera mencari pertolongan medis saat muncul gejala, risiko leptospirosis dapat ditekan secara signifikan.
Kesadaran bersama menjadi kunci utama agar musim hujan tidak berubah menjadi musim penyakit.
Artikel Terkait
Insanul Fahmi Buka Suara dan Minta Maaf, Harapan Damai dengan Wardatina Mawa Masih Terbuka?
Presiden Prabowo Tegaskan Perang Terhadap Tambang Ilegal di WEF 2026
Harry Styles Kembali ke Panggung Musik, Rilis ‘Aperture’ dan Umumkan Tur Dunia 2026
Harga DOC Masih Tinggi, Danantara Siapkan 12 Pabrik Pakan dan Bibit Ayam
Sentimen Geopolitik Melunak, Harga Minyak Dunia Tertekan ke Level Terendah Pekanan
Menkeu Siapkan Mutasi Besar-besaran di Ditjen Pajak, Sinyal Bersih-bersih Birokrasi