Fantagio Terseret, Cha Eun Woo Diterpa Dugaan Penggelapan Pajak Fantastis Rp230 Miliar

Photo Author
- Jumat, 23 Januari 2026 | 11:52 WIB
 Cha Eunwoo terseret kasus Penggelapan Pajak (Foto : Instagram/eunwo.o_c)
Cha Eunwoo terseret kasus Penggelapan Pajak (Foto : Instagram/eunwo.o_c)

INSIBERNEWS - Nama Cha Eun Woo, aktor papan atas Korea Selatan sekaligus anggota grup K-Pop ASTRO, tengah menjadi sorotan setelah muncul dugaan penggelapan pajak penghasilan dengan nilai yang mencengangkan.

Kasus ini disebut-sebut melibatkan perusahaan hiburan yang didirikan oleh ibunya dan kini sedang diselidiki otoritas pajak Korea Selatan.

Baca Juga: Konten Komedi Pandji Lagi-lagi Dilaporkan, Majelis Pesantren Salafiah Banten Tempuh Jalur Hukum

Berdasarkan laporan media lokal Edaily pada Kamis (22/1), Badan Pajak Nasional Korea (National Tax Service/NTS) telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada Cha Eun Woo untuk melunasi pajak tambahan sebesar 20 miliar won, atau setara sekitar Rp230 miliar. Angka tersebut disebut sebagai nilai pajak tambahan terbesar yang pernah dikenakan kepada seorang selebriti di Korea Selatan.

Otoritas pajak menduga aktor berusia 28 tahun itu menggunakan skema one-man agency, yakni agensi yang hanya menaungi satu artis, sebagai cara untuk menekan kewajiban pajaknya. Agensi tersebut diketahui didirikan oleh sang ibu dan disebut berperan dalam pengaturan aliran pendapatan Cha Eun Woo.

Baca Juga: WEF 2026 Jadi Panggung Prabowo Tegaskan Perang Melawan Korupsi: 'Pemerintahan Tak Bisa Dibeli!'

Dalam praktiknya, skema ini dilakukan dengan membentuk agensi pribadi meskipun artis masih berada di bawah kontrak eksklusif dengan agensi utama.

Setelah itu, agensi pribadi tersebut menjalin kerja sama bisnis dengan agensi besar, sehingga struktur pembagian pendapatan menjadi lebih kompleks dan berpotensi menurunkan beban pajak yang harus dibayar.

Saat ini, Cha Eun Woo diketahui terikat kontrak eksklusif dengan Fantagio, agensi besar yang menaungi berbagai aktor dan idol K-Pop. Namun, di luar kontrak tersebut, ibunya mendirikan perusahaan lain—disebut sebagai Agensi A—yang kemudian menandatangani perjanjian kerja sama dengan Fantagio.

Baca Juga: Indonesia Pilih Optimisme Hadapi Disrupsi AI, Dunia Kerja Baru Jadi Peluang Strategis

Alasan pendirian Agensi A disebut-sebut untuk melindungi kepentingan Cha Eun Woo. Pergantian manajemen Fantagio yang cukup sering dikhawatirkan dapat berdampak pada stabilitas karier sang aktor, sehingga perusahaan milik keluarga itu bertindak sebagai perwakilan resmi dalam urusan bisnis dengan Fantagio.

Dengan adanya dua agensi tersebut, pendapatan Cha Eun Woo tidak hanya dibagi antara artis dan Fantagio, tetapi juga melibatkan Agensi A sebagai pihak ketiga. Skema pembagian ini menjadi salah satu fokus utama dalam penyelidikan otoritas pajak.

Hasil investigasi awal Badan Pajak Nasional Korea menyebutkan adanya dugaan bahwa Agensi A hanyalah perusahaan kertas atau paper company, yakni entitas yang tidak menjalankan kegiatan bisnis nyata dan hanya digunakan sebagai alat administratif untuk tujuan tertentu.

Baca Juga: Banjir Jabodetabek Bukan Cuma Soal Hujan, Tata Ruang dan Lingkungan Ikut Disorot Istana

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X