Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Gelar Operasi SAR Besar-besaran

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:37 WIB
Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Gelar Operasi SAR Besar-besaran (iStock/Kata Sanay/Getty Images)
Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Gelar Operasi SAR Besar-besaran (iStock/Kata Sanay/Getty Images)

INSIBERNEWS - Sebuah pesawat jenis ATR milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak saat melintasi wilayah Leang-Leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Insiden ini langsung mendapat respons cepat dari Basarnas Makassar yang menggelar operasi pencarian intensif.

Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar sekitar pukul 13.17 Wita. Setelah dilakukan verifikasi data, laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim SAR ke lapangan.

Baca Juga: Imbas Stand-Up Viral, Anak Pandji Jadi Sasaran Perundungan oleh Warganet

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa personel langsung bergerak begitu laporan diterima. Fokus pencarian dipusatkan pada area yang diduga menjadi titik terakhir komunikasi pesawat.

“Tim sudah kami kerahkan menuju lokasi. Berdasarkan data sementara, posisi terakhir pesawat terpantau berada di kawasan Leang-Leang, Maros,” ujar Andi Sultan.

Pesawat ATR tersebut diketahui tengah menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Berdasarkan data manifes awal, terdapat 11 orang di dalam pesawat, yang terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang.

Baca Juga: Trump Bentuk Dewan Perdamaian, Tony Blair Masuk Tim Rencana Akhiri Perang Gaza

Dalam operasi ini, Basarnas Makassar mengerahkan sekitar 25 personel SAR yang dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Tim bergerak melalui jalur darat dan udara, menyesuaikan dengan kondisi medan di lokasi pencarian.

Sejumlah peralatan pendukung SAR turut dikerahkan, mulai dari perangkat navigasi, alat komunikasi, hingga perlengkapan evakuasi. Basarnas juga menjalin koordinasi dengan aparat setempat dan instansi terkait guna mempercepat proses pencarian.

Wilayah Leang-Leang dikenal memiliki medan perbukitan dan kawasan karst yang cukup ekstrem. Kondisi geografis ini menjadi tantangan tersendiri, sehingga aspek keselamatan tim SAR menjadi perhatian utama dalam setiap pergerakan.

Baca Juga: Danantara Bidik Tekstil Jadi BUMN Baru, Fokus Serap Tenaga Kerja Nasional

Hingga berita ini diterbitkan, tim SAR masih menuju lokasi dugaan hilangnya kontak pesawat. Basarnas Makassar memastikan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala sesuai perkembangan terbaru di lapangan.

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X