Meski rupiah dan yield masih mengalami fluktuasi, arus modal asing menunjukkan sinyal yang cukup konstruktif. Aliran dana global kembali mencatatkan net inflow ke pasar obligasi dan saham domestik di awal tahun, memperkuat optimisme terhadap prospek ekonomi nasional di bawah pemerintahan baru.***
Artikel Terkait
Awal 2026, BRI Bagikan Dividen Interim Rp20,6 Triliun kepada Pemegang Saham Hari Ini
Menlu Sugiono Ungkap RI Tak Akan Gantungkan Kepentingan Nasional pada Multilateralisme yang Tidak Bekerja
Istana Ungkap Pemerintah Sedang Upayakan Perguruan Tinggi Berkualitas Tanpa Bebani Mahasiswa
BPOM Hentikan Peredaran Susu Formula Nestlé, Berikut Produk dan Alasannya
KPK Dalami Dugaan Peran Elite PBNU dalam Skandal Kuota Haji 2023–2024
John Herdman Bebas Pilih Tandem Lokal, PSSI Tegaskan Tak Ikut Campur
John Herdman Dorong Rizky Ridho Naik Kelas, Sinyal Kuat Menuju Panggung Internasional
Negara Siap Gugat Korporasi, Enam Perusahaan Terancam Digugat Triliunan Rupiah atas Banjir Sumatra
China Geram! Tuduh AS Seret Nama Beijing di Balik Ambisi Kuasai Greenland
Ritel Diprediksi Tetap Bergairah di 2026, Daya Beli Terjaga di Tengah Tantangan Global