Pengamat perlindungan konsumen menilai kasus ini menjadi pelajaran bagi pelaku usaha ritel agar lebih bijak dalam menerapkan transformasi digital. Kebijakan modern, menurut mereka, idealnya tetap memberi ruang toleransi bagi konsumen dengan keterbatasan tertentu.
Roti O menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan menyesuaikan kebijakan layanan agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan kenyamanan dan empati kepada pelanggan.
Artikel Terkait
RI–Belanda Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Air, JSC 2025 Jadi Penentu Arah Kebijakan Baru
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Dini Hari, 16 Orang Meninggal Dunia
Uang Beredar Tumbuh Lebih Cepat, Likuiditas Ekonomi Tembus Rp9.891 Triliun
MBG Tetap Jalan Saat Libur Sekolah, DPR Nilai Negara Hadir Jaga Gizi Anak
DJP Gandeng Kementerian Koperasi, Percepatan NPWP Koperasi Desa Merah Putih Digenjot
Kasus Roti O Picu Perdebatan Cashless, BI Tegaskan Rupiah Tak Boleh Ditolak!