INSIBERNEWS - Sebelumnya viral terkait peristiwa salah satu gerai Roti O yang menolak transaksi seorang perempuan lanjut usia yang hendak membayar secara tunai.
Dalam sebuah video yang beredar, terlihat seorang nenek tidak dilayani saat hendak membeli roti karena hanya membawa uang tunai.
Manajemen perusahaan akhirnya memberikan penjelasan terkait insiden tersebut.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Sumatera, Warga Diminta Waspada Risiko Pascabencana
Melalui pernyataan resmi di akun Instagram perusahaan, manajemen Roti O menjelaskan bahwa kebijakan transaksi non-tunai diberlakukan sebagai bagian dari sistem layanan berbasis aplikasi.
Peristiwa tersebut banjir kritik di media sosial. Kebijakan pembayaran non-tunai secara ketat dinilai berpotensi menyulitkan kelompok tertentu, khususnya lansia yang belum terbiasa menggunakan aplikasi digital atau dompet elektronik.
Menurut pihak Roti O, skema tersebut dirancang untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Dini Hari, 16 Orang Meninggal Dunia
“Penggunaan aplikasi dan transaksi non-tunai di outlet kami bertujuan untuk memberikan kemudahan serta menghadirkan berbagai promo dan potongan harga bagi pelanggan setia kami,” tulis manajemen Roti O, Minggu (21/12/2025).
Manajemen menyebutkan bahwa melalui sistem digital, pelanggan dapat mengakses diskon, program loyalitas, serta promo yang tidak tersedia pada transaksi konvensional. Kebijakan ini juga diklaim membantu efisiensi operasional di tingkat gerai.
Meski demikian, Roti O mengakui insiden yang terjadi menunjukkan adanya celah dalam penerapan kebijakan di lapangan.
Baca Juga: DJP Gandeng Kementerian Koperasi, Percepatan NPWP Koperasi Desa Merah Putih Digenjot
Perusahaan menyatakan telah melakukan evaluasi internal untuk memastikan pelayanan ke depan lebih ramah dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami mohon maaf atas kejadian yang beredar dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami sedang melakukan evaluasi agar pelayanan kami ke depan menjadi lebih baik,” ujar manajemen dalam pernyataannya.
Artikel Terkait
RI–Belanda Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Air, JSC 2025 Jadi Penentu Arah Kebijakan Baru
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Dini Hari, 16 Orang Meninggal Dunia
Uang Beredar Tumbuh Lebih Cepat, Likuiditas Ekonomi Tembus Rp9.891 Triliun
MBG Tetap Jalan Saat Libur Sekolah, DPR Nilai Negara Hadir Jaga Gizi Anak
DJP Gandeng Kementerian Koperasi, Percepatan NPWP Koperasi Desa Merah Putih Digenjot
Kasus Roti O Picu Perdebatan Cashless, BI Tegaskan Rupiah Tak Boleh Ditolak!