Tak hanya itu, BNN juga mengamankan narkotika jenis lain seperti ekstasi dan kokain. Tercatat sebanyak 364.750 butir ekstasi serta ratusan kilogram bahan narkotika dalam bentuk serbuk turut disita selama proses penegakan hukum berlangsung.
Upaya pemberantasan juga dilakukan dari sisi hulu dengan memutus rantai produksi narkotika. Sepanjang 2025, BNN secara aktif melakukan pemusnahan ladang ganja di sejumlah wilayah rawan.
“BNN telah melakukan eradikasi ladang ganja seluas 127.800 meter persegi dengan total sekitar 224.500 batang tanaman ganja,” ungkap Suyudi.
Ia menambahkan, total berat tanaman ganja yang dimusnahkan mencapai sekitar 109,8 ton. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah pasokan narkotika sejak dari sumbernya, sekaligus menekan potensi peredaran gelap di masa mendatang.***
Artikel Terkait
Jembatan Putus Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bireuen Terpaksa Seberangi Sungai dengan Tali dan Bambu
Sosok Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala BNN yang Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu 2 Ton
Bendungan Ciawi dan Sukamahi Terbukti Efektif Reduksi Banjir Jakarta hingga 27 Persen
Tumpukan Bantuan Pakaian untuk Korban Bencana di Aceh Jadi Sorotan, Warga Butuh Baju Sehari-hari
Akui Perannya Jadi ‘Kurir’ Donasi Rp10 Miliar, Ferry Irwandi Soroti Solidaritas Relawan dan Bahaya Narasi Negatif Pascabencana di Sumatera
100 Truk Bantuan dan Lebih dari 1,000 Relawan Dikerahkan Danantara Indonesia dan BP BUMN untuk Penanganan Bencana Sumatera
KPK Tahan Bupati Bekasi dan Ayahnya Usai Terjaring OTT Dugaan Suap Ijon Proyek
Keinginan Sederhana Dua Bocah Pengungsi di Aceh Tamiang Jadi Sorotan: 'Pengen Makan Bakso dan Rendang'
Bantuan Al-Quran Mengalir, Pengungsi Aceh Tunjukkan Syukur dengan Pelukan
Gelar Perkara Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tegaskan Hanya Melihat Tanpa Menyentuh Dokumen