Di Tengah Listrik Padam, Kisah Haru Ibu Aceh Tamiang Akhirnya Bisa Video Call Anak di Yaman Berkat Relawan

Photo Author
- Minggu, 14 Desember 2025 | 11:36 WIB
Pengungsi di Aceh Tamiang yang meminta bantuan mukena untuk salat. (TikTok/zaits_bf)
Pengungsi di Aceh Tamiang yang meminta bantuan mukena untuk salat. (TikTok/zaits_bf)

INSIBERNEWS - Momen mengharukan terjadi di tengah lumpuhnya jaringan komunikasi akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Seorang ibu asal Aceh Tamiang akhirnya bisa melepas rindu dengan anaknya yang sedang menempuh pendidikan di Yaman, setelah berminggu-minggu terputus kabar akibat listrik dan sinyal yang belum pulih.

Pertemuan jarak jauh itu terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @marbot.aplikasi pada Sabtu, 13 Desember 2025, dan telah ditonton ratusan ribu kali. Ribuan warganet ikut larut dalam suasana haru yang terekam jelas di layar ponsel sederhana.

Baca Juga: BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir Bandang Sumatera

Dalam video itu, relawan datang langsung ke lokasi dengan membawa perangkat internet satelit. Upaya tersebut menjadi jalan satu-satunya agar warga yang terisolasi tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga mereka di luar daerah, bahkan lintas negara.

Keterangan dalam unggahan menyebutkan, kondisi Aceh pascabencana masih belum sepenuhnya pulih.

Gangguan listrik dan jaringan telekomunikasi membuat banyak warga kesulitan menghubungi sanak saudara. Kehadiran relawan dengan akses internet darurat menjadi secercah harapan di tengah keterbatasan.

Baca Juga: Penerimaan Negara Dinilai Bocor, Hashim Djojohadikusumo Singgung Pajak hingga Royalti

Saat sambungan video berhasil tersambung, suasana emosional tak terhindarkan. Sang ibu terlihat menahan tangis sambil memastikan kondisi anaknya baik-baik saja.

“Waalaikumsalam, nggak apa-apa. Mamak di sini aman,” ucap sang ibu dengan suara bergetar.

“Nggak ada sinyal, lampu juga mati, tapi mamak baik-baik saja.”

Ia pun berulang kali menanyakan kabar anaknya yang berada jauh di negeri orang.

“Kamu sehat? Baik semua di sana?” tanyanya, disambut anggukan dan air mata sang anak di layar ponsel.

Baca Juga: Negosiasi Tarif RI–AS Masuk Tahap Akhir, Airlangga Bertolak ke Washington Pekan Depan

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X