INSIBERNEWS - BRI melalui program BRI Peduli terus menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatra.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Region 1 BRI Medan untuk wilayah Sumatra Utara dan Region 3 BRI Padang untuk wilayah Sumatra Barat, bekerja sama dengan jaringan Branch Office BRI yang terdekat dengan wilayah terdampak bencana.
Di Sumatra Utara, bantuan disalurkan melalui sejumlah unit kerja BRI diwilayah Region 1 BRI Medan bersama dengan 23 Branch Office (BO) yang diantaranya BO Medan, Binjai, Stabat, Lubuk Pakam, Kabanjahe, Kisaran, Tebing Tinggi, Padang Sidempuan, Deli Serdang, Langkat, Karo, Asahan, Labuhanbatu, dan lainnya.
Baca Juga: Penerimaan Negara Dinilai Bocor, Hashim Djojohadikusumo Singgung Pajak hingga Royalti
Sementara di Sumatra Barat, penyaluran dilakukan melalui Region 3 BRI Padang bersama 12 Branch Office, diantaranya BO Padang, Solok, Pariaman, Painan, Bukittinggi, Payakumbuh, Lubuk Sikaping, Dharmasraya, dan unit kerja terkait di wilayah terdampak.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi sembako, makanan siap saji, air mineral, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, selimut, tikar, pakaian, perlengkapan bayi, serta kebutuhan darurat lainnya.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa BRI berkomitmen memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat segera diterima oleh masyarakat melalui koordinasi aktif dengan unit kerja maupun Insan Brilian di lapangan serta berbagai pihak terkait.
Baca Juga: Prabowo Datangi Pengungsian Langkat, Tegaskan Negara Hadir dan Tak Biarkan Warga Sendirian
"BRI melalui Unit Kerja diwilayah akan terus proaktif menyalurkan bantuan tanggap bencana agar masyarakat dan ekonomi yang terdampak dapat segera pulih", ungkapnya.
Artikel Terkait
AS Perketat Akses Wisatawan, Riwayat Media Sosial Lima Tahun Jadi Syarat Masuk
Prabowo Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem, Peringatan BMKG Diminta Jadi Pegangan Jelang Nataru
Buntut Pengeroyokan Dua Matel di Kalibata, Enam Polisi Aktif Resmi jadi Tersangka
Ratusan Korban Laporkan WO Ayu Puspita, Kerugian Tembus Rp11,5 Miliar
Penerimaan Negara Dinilai Bocor, Hashim Djojohadikusumo Singgung Pajak hingga Royalti