Banjir dan Longsor Terjang Agam-Sumbar: 74 Warga Meninggal, Ribuan Mengungsi, Kerugian Tembus Rp13,9 Miliar

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Sabtu, 29 November 2025 | 19:56 WIB
Menyoroti fakta terkini bencana alam akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Dok. BNPB)
Menyoroti fakta terkini bencana alam akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Dok. BNPB)

Pengungsi tersebar di sejumlah wilayah yang dinilai paling parah terdampak. Di Kecamatan Ampek Koto, sekitar 600 warga mengungsi akibat luapan sungai yang tiba-tiba meninggi.

Di Kecamatan Palupuh, sekitar 100 warga terisolasi karena akses jalan terputus total dan kini ditampung di Kantor Wali Nagari Pasia Laweh. Ratusan warga lain dari Salareh Aia, Palembayan, hingga Nagari Bawan di Ampek Nagari juga mencari perlindungan di kantor nagari dan posko darurat lainnya.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Mudik Gratis Nataru 2025 2026, Kapasitas Disebut Bakal Jauh Lebih Besar

Demi memenuhi kebutuhan ribuan warga yang kini bergantung pada bantuan, pemerintah daerah membangun 26 dapur umum di beberapa titik strategis. Dapur umum tersebut beroperasi sejak pagi hingga malam, memastikan semua pengungsi mendapatkan makanan layak tanpa harus berebut.

“Kebutuhan makan seluruh pengungsi bakal disediakan oleh dapur umum yang telah didirikan,” ujar Rahmat.

Selain makanan, tim gabungan juga menyediakan pasokan air bersih, perlengkapan sanitasi, serta bantuan logistik lainnya. Hingga kini, proses pendataan kerusakan masih berlangsung, sementara relawan dan petugas terus berupaya mempercepat evakuasi serta menemukan puluhan warga yang masih dinyatakan hilang. Pemerintah daerah juga bersiap memperpanjang status tanggap darurat jika situasi belum membaik.***

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X