Polemik Saham Gubernur
Di tengah situasi perizinan yang semrawut ini, publik juga mempertanyakan transparansi kepemilikan saham tambang milik Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.
Sebelumnya, JATAM merilis laporan terpisah mengenai keterkaitan keluarga Sherly dengan lima perusahaan tambang di Malut.
JATAM menilai bahwa di provinsi dengan pengawasan tambang yang lemah, kepentingan bisnis pejabat publik menjadi isu serius dalam etika tata kelola.
Baca Juga: KAI Commuter Respons Usulan KRL 24 Jam, Tegaskan Waktu Malam Penting untuk Perawatan Armada
Sherly telah membantah adanya konflik kepentingan dan menegaskan bahwa seluruh saham yang dimilikinya adalah warisan keluarga, serta telah keluar dari semua kepengurusan perusahaan sebelum dilantik.
“Saya dari awal transparan saya punya saham di beberapa perusahaan tambang itu tidak ada yang salah,” katanya. “Saya punya saham karena itu turun waris ketika almarhum meninggal.”***
Artikel Terkait
Penyadapan hingga Pemblokiran, Deret Kontroversi KUHAP Baru yang Disorot Publik usai Disahkan DPR
Roblox Wajibkan Verifikasi Usia untuk Fitur Chat Mulai 2026, Respons atas Tekanan soal Keamanan Anak
Longsor di Banjarnegara Robohkan Puluhan Rumah, 18 Orang Dilaporkan Hilang
22 Perenang Indonesia Siap Tempur di SEA Games 2025 Thailand, Berikut Nama-namanya
Wapres Gibran Terbang ke Afrika Selatan Wakili Prabowo di KTT G20
Shin Min Ah Bantah Isu Hamil Duluan Usai Umumkan Menikah dengan Kim Woo Bin