Longsor di Banjarnegara Robohkan Puluhan Rumah, 18 Orang Dilaporkan Hilang

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 21 November 2025 | 10:08 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait insiden longsor yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.  (X.com/@KemenPU)
Menyoroti fakta terkini terkait insiden longsor yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. (X.com/@KemenPU)

INSIBERNEWS - Bencana alam tanah longsor menimpa Desa Pandanarum di Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Kamis, 20 November 2025.

Insiden ini menyebabkan kerusakan berat pada permukiman warga. Hingga Jumat, 21 November 2025 pukul 09.00 WIB, jumlah korban tewas dilaporkan mencapai 10 orang.

Dijelaskan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari bahwa situasi di lokasi bencana masih penuh ketidakpastian.

Baca Juga: KPK Tegaskan Kasus Google Cloud Masuk Penyidikan, Nama Nadiem Makarim Disebut Bakal jadi Tersangka

Tim penyelamat mencatat ada 18 warga yang diduga masih hilang.

"Atas penemuan ini, jumlah korban meninggal dunia menjadi 10 orang, sementara 18 orang masih dalam pencarian," kata Abdul Muhari dalam keterangan resminya, pada Jumat, 21 November 2025.

Puluhan rumah roboh dan ratusan lainnya terdampak. Ribuan warga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik yang disiapkan pemerintah daerah.

Baca Juga: Roblox Wajibkan Verifikasi Usia untuk Fitur Chat Mulai 2026, Respons atas Tekanan soal Keamanan Anak

Terlihat, suasana posko dipenuhi rasa takut dan trauma, terutama bagi mereka yang menyaksikan langsung amukan tanah dari lereng yang jebol.

Menurut data awal yang dihimpun, hingga Kamis malam, bencana ini menyebabkan 7 warga terluka, 48 rumah roboh atau hilang, 195 rumah terdampak, dan total pengungsi mencapai 934 jiwa.

Upaya Evakuasi dan Kendala di Lapangan
Operasi pencarian masih berlangsung dengan pengerahan sekitar 700 personel gabungan.

Mereka terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan dan berbagai unsur pendukung lain. Pencarian dilakukan dengan peralatan seperti alkon, anjing pelacak, dan dukungan alat berat.

Baca Juga: BTN Resmi Tunjuk Nova Arianto Jadi Pelatih Timnas U-20 Indonesia, Intip Ini Rekam Jejaknya

Abdul Muhari menjelaskan, medan pencarian sangat menantang karena longsoran masih labil dan hujan terus mengguyur wilayah itu.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X