Beberapa jam setelah kejadian, seorang pria yang diduga terkait dengan peristiwa ledakan berhasil diamankan dan dibawa ke Polresta Jakarta Utara. Meski belum diungkap identitasnya, polisi memastikan yang bersangkutan sedang diperiksa secara intensif.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan bahwa tim masih melakukan penyelidikan menyeluruh terkait penyebab pasti ledakan.
“Tim Gegana masih bekerja di lapangan. Ada prosedur khusus yang kami jalankan, jadi mohon waktu untuk memastikan asal ledakan. Dugaan sementara memang dari speaker, tapi belum final,” jelas Budi.
Baca Juga: Video Kolaborasi dengan NCT Dream Tuai Kecaman, Nessie Judge Minta Maaf Soal Foto Junko Furuta
Sampai Jumat malam, area sekolah masih ditutup dan dijaga ketat. Polisi memasang garis pembatas di sekitar gedung utama untuk mencegah masyarakat mendekat. Aktivitas belajar sementara dihentikan, dan pihak sekolah berkoordinasi dengan dinas pendidikan setempat untuk langkah selanjutnya.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena terjadi di lingkungan pendidikan dan menimbulkan puluhan korban. Warga sekitar berharap pihak kepolisian segera mengungkap penyebab pasti ledakan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.***
Artikel Terkait
NU dan Muhammadiyah Kompak Tolak Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto, Singgung Soal Sejarah
KAI Buka Pemesanan Tiket KA Jarak Jauh untuk Desember, Penumpang Diminta Segera Amankan Kursi
Rupiah Melemah Tipis Jumat Ini, Sentimen Global Masih Tekan Nilai Tukar
Buntut Jual Beli Jabatan ASN di Serang, BKPSDM Lakukan Pemanggilan Sejumlah Pihak
Mahfud MD Desak Audit Proyek Kereta Cepat Whoosh, Sindir Peralihan Mitra yang Dinilai Sarat Masalah
Remaja 12 Tahun Tewas di Danau Cincin, Polisi Pastikan Karena Terpeleset dan Tenggelam
Video Kolaborasi dengan NCT Dream Tuai Kecaman, Nessie Judge Minta Maaf Soal Foto Junko Furuta
Said Didu Sebut Pernyataan Prabowo Bakal Tanggung Jawab soal Whoosh Bisa Bikin Salah Tafsir
Saat Membacakan Ayat Suci Al-Qur’an di Podium : Mengapa Kemenangan Zohran Mamdani Mengguncang Peta Politik Amerika?
8 Orang Jadi Tersangka Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Buka Dua Klaster Penyebar Fitnah