INSIBERNEWS - Media Inggris The Guardian menyoroti soal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang disebut berpotensi menjadi ‘kota hantu’.
The Guardian dalam artikelnya berjudul “Indonesia’s New Capital, Nusantara, in Danger of Becoming a ‘Ghost City’” yang terbit pada Selasa, 29 Oktober 2025 silam. Menyoroti lambatnya pembangunan dan minimnya aktivitas di IKN, sehingga menilai proyek ini berpotensi terbengkalai.
Menanggapi pemberitaan itu, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa proyek pembangunan tetap berlanjut dan akan diselesaikan sesuai rencana.
“Dengan segala upaya kami bahkan kami pindah ke sini itu untuk menjawab bahwa IKN akan berlanjut dan dapat kita selesaikan,” ujar Basuki Hadimuljono pada Selasa, 4 November 2025.
Keberlanjutan pembangunan IKN kini diperkuat dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang pemutakhiran rencana kerja pemerintah.
Aturan tersebut secara rinci memuat tahapan agar IKN resmi menjadi ibu kota politik Indonesia pada tahun 2028.
“Dengan terbitnya Perpres 79 ini sekarang kami sudah tidak sendiri lagi, kami berada di belakang Perpres,” imbuhnya.
Mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di era Presiden Joko Widodo itu menyebut Perpres 79/2025 merupakan bentuk komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pembangunan IKN.
Basuki juga memastikan sejumlah infrastruktur utama di kawasan inti terus berjalan, termasuk penyelesaian hunian ASN dan fasilitas pemerintahan.
Menkeu Purbaya: Jangan Mudah Percaya Media Asing
Menanggapi isu yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menilai pemberitaan media asing kerap tidak akurat.
Purbaya mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai analisis dari luar negeri terkait pembangunan nasional.
Artikel Terkait
RESMI! Pemerintah Gelontorkan Rp180 Miliar untuk Diskon Nataru 2025/2026: Cek Rincian Potongan Harga Transportasi dan Tol
BRI Hadirkan Pengusaha Muda BRILiaN 2025 untuk Wujudkan UKM Naik Kelas
Cak Imin Beberkan Persyaratan untuk Pemutihan Utang BPJS Kesehatan yang Dilakukan pada Akhir 2025
Siap Bangun 30 Rangkaian Kereta Baru, Prabowo Siapkan Anggaran Rp5 Triliun untuk KAI serta Singgung Jalur Kereta Strategis di Luar Jawa
Ahmad Sahroni hingga Uya Kuya Hadapi Sidang Putusan MKD atas Dugaan Langgar Etik Berujung Demo Agustus 2025