Siap Bangun 30 Rangkaian Kereta Baru, Prabowo Siapkan Anggaran Rp5 Triliun untuk KAI serta Singgung Jalur Kereta Strategis di Luar Jawa

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 5 November 2025 | 12:39 WIB
Ilustrasi gambar kereta. (Instagram @kai121_)
Ilustrasi gambar kereta. (Instagram @kai121_)

INSIBERNEWS - Anggaran sebesar Rp5 triliun telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto untuk pengadaan 30 rangkaian kereta baru. Nilai tersebut lebih besar dari usulan awal yang diajukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebesar Rp4,8 triliun.

“Bahkan beliau (Dirut PT KAI) ajukan 4,8T saya setujui tidak 4,8 (tapi) 5T saya setujui. Kalau untuk rakyat banyak saya tidak ragu-ragu,” ucap Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa, 4 November 2025.

Prabowo kemudian menantang Direktur Utama PT KAI untuk menyelesaikan pengadaan 30 rangkaian kereta baru dalam waktu secepat mungkin.

Baca Juga: 3 Mata Uang Senilai Rp1,6 M jadi Barang Bukti, KPK Resmi Tetapkan Gubernur Riau Tersangka Korupsi

“Saya minta harus dilaksanakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya secepatnya bisa berapa bulan Direktur KAI 6 bulan,” tutur Prabowo.

Prabowo akhirnya memberikan tenggat maksimal satu tahun, meskipun target awal yang disampaikan adalah enam bulan.

“Sudahlah aku kasih 1 tahun ya kan nanti dia stres. Ini rakyat yang saksi ya,” imbuhnya.

Ditegaskan bahwa proyek tersebut harus menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan layanan transportasi publik.

Baca Juga: Prabowo: ‘Whoosh Beres! Saya Ambil Alih Penuh Tanggung Jawab, Stop Debat Kusir!’

Fokus Pembangunan Jalur Strategis di Luar Jawa
Selain menambah armada, Prabowo juga memberikan mandat resmi kepada jajarannya untuk memperluas jaringan kereta api strategis di luar Pulau Jawa.

Mantan menteri pertahanan itu menilai konektivitas antarwilayah menjadi bagian penting dari pembangunan nasional yang merata.

“Nanti saya kasih petunjuk ke Menko Infrastruktur ya rencanakan yang baik Trans Sumatera Railway, Trans Kalimantan Railway, Trans Sulawesi Railway,” pungkasnya.

Baca Juga: Mulai 2026, Indonesia Tak Lagi Impor Solar: RDMP Balikpapan Siap Jadi Game Changer Energi Nasional

Prabowo menegaskan bahwa proyek transportasi massal seperti ini harus membawa manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi nasional. ****

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X