Prabowo Ajak Selandia Baru Bantu Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Calon Pekerja Migran Indonesia

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 18:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Foto :Instagram Prabowo Subianto)
Presiden Prabowo Subianto (Foto :Instagram Prabowo Subianto)

INSIBERNEWS – Presiden RI Prabowo Subianto mengajak Selandia Baru untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, khususnya dalam peningkatan kemampuan bahasa Inggris bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI).

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Prabowo kepada Perdana Menteri Selandia Baru, Christopher Luxon, dalam pertemuan bilateral di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10).

Baca Juga: Gelar Pertemuan dengan PM Selandia Baru, Prabowo Tegaskan Komitmen Perkuat SDM Indonesia

Prabowo berharap Selandia Baru dapat mengirimkan tenaga pengajar atau instruktur bahasa Inggris ke Indonesia untuk membantu pelatihan bagi calon PMI yang akan bekerja di luar negeri.

Langkah ini, menurutnya, menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia agar lebih siap bersaing di kancah global.

“Saya minta bantuan dari Selandia Baru untuk bisa kirimkan guru-guru bahasa Inggris. Kita ingin menambah sekolah dan kursus bagi calon pekerja migran yang akan berangkat ke luar negeri. Bahasa adalah kunci penting, dan kami sedang berupaya memperluas pelatihan ini,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Terkait Polemik Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh, Istana Sebut Perpanjangan Masa Pinjaman Jadi Skenario Terbaik

Presiden menegaskan, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu keterampilan dasar yang wajib dimiliki oleh tenaga kerja Indonesia, terutama bagi mereka yang akan ditempatkan di negara-negara dengan standar profesional tinggi.

Dengan penguasaan bahasa yang baik, para PMI diharapkan tidak hanya lebih mudah beradaptasi, tetapi juga memiliki peluang karier yang lebih luas.

Selain membahas peningkatan kapasitas bahasa, Prabowo dan Luxon juga sepakat untuk memperdalam kerja sama di sektor pendidikan tinggi. Pemerintah Indonesia berencana mengirimkan lebih banyak mahasiswa untuk menempuh studi kedokteran dan kedokteran gigi di berbagai universitas di Selandia Baru.

Baca Juga: Menkeu Pastikan Dana Rp200 Triliun Mengalir ke Kredit Masyarakat, Bukan Konglomerat

“Kita sangat membutuhkan dokter dan dokter gigi. Karena itu, kami ingin mengirim lebih banyak mahasiswa untuk belajar di sana,” kata Prabowo menambahkan.

Tak hanya sektor pendidikan, kerja sama di bidang pertanian turut menjadi fokus dalam pembahasan kedua pemimpin tersebut.

Prabowo menilai Selandia Baru memiliki pengalaman dan teknologi yang maju dalam bidang agrikultur, yang bisa menjadi referensi penting bagi Indonesia dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani lokal.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X