"Kita berkolaborasi dengan Forkopimda, DP3A, kepolisian, dan Komisi IV untuk langkah pencegahan dan edukasi terhadap bahasa-bahasa perundungan," jelas Agus.
Kasus memilukan ini menjadi alarm merah bagi semua pihak, terutama sekolah dan orang tua, untuk lebih sensitif dan proaktif dalam mengawasi serta memberikan edukasi tentang bahaya perundungan, terutama yang bersifat verbal yang sering kali luput dari perhatian (**)
Artikel Terkait
BBM RON 92 Kembali Mengisi SPBU bp, Stok Premium Masih Terbatas di Beberapa Wilayah
OJK Minta Pemerintah Perpanjang Penghapusan Kredit Macet untuk UMKM
Jonatan Christie Tembus Perempat Final Hylo Open 2025 Usai Kalahkan Chi Yu Jen
Kejagung Klarifikasi soal Wakil Wali Kota Bandung yang Diperiksa, Bukan OTT!