Respon Keluhan Motor ‘Brebet’ usai Isi Pertalite, Menteri ESDM Bahlil Sidak SPBU di Malang: Saya Enggak Main-main!

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 14:34 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melakukan sidak ke SPBU di Malang setelah ramai keluhan motor ‘brebet’ usai isi pertalite.  (Dok ESDM)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melakukan sidak ke SPBU di Malang setelah ramai keluhan motor ‘brebet’ usai isi pertalite. (Dok ESDM)

INSIBERNEWS - Sebagai respon pemerintah terhadap aduan masyarakat terkait dugaan bahan bakar minyak (BBM) yang tidak sesuai standar di sejumlah daerah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU 26 Pertamina Asrikaton, Pakis, Malang, Jawa Timur pada Rabu 29 Oktober 2025.

Didampingi bersama tim Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), Bahlil melakukan pemeriksaan terhadap kualitas BBM yang dijual kepada masyarakat.

Baca Juga: NCW Minta KPK Segera Periksa Jokowi hingga Empat Mantan Menteri Terkait Isu Dugaan Korupsi Kereta Cepat

“Kami baru saja selesai mengecek di pompa bensin di sini di SPBU 26 Malang,” ujar Bahlil dalam keterangan tertulis pada Kamis 30 Oktober 2025.

“Berdasarkan hasil sampel yang ada dinyatakan kualitas minyaknya sesuai standar dan baik untuk digunakan,” lanjutnya.

Selain di Malang, Bahlil menyebut Kementerian ESDM bersama Lemigas juga menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan di sejumlah SPBU lain di Jawa Timur, termasuk di Gresik, Surabaya, dan Lamongan.

Baca Juga: BRI Catat Kinerja Positif dengan Cetak Laba Rp41,2 Triliun, Perkuat Peran Strategis Dorong Ekonomi Kerakyatan

Bahlil menambahkan, hasil pengecekan di Malang sejauh ini menunjukkan kondisi yang baik.

Peringatan Tegas untuk Pertamina
Dalam kesempatan itu, Bahlil menegaskan pentingnya menjaga kualitas BBM di lapangan dan meminta Pertamina tidak bermain-main dalam menjalankan tanggung jawabnya.

“Saya enggak main-main sekalipun BUMN tapi saya akan memantau karena mereka yang bertanggung jawab untuk kualitas terhadap konsumen dan penyaluran terhadap subsidi,” tegasnya.

Baca Juga: Jepang Siapkan Kenaikan Biaya Visa dan Pajak Keberangkatan Mulai 2026

Bahlil juga memastikan pemerintah akan bertindak tegas apabila ditemukan pelanggaran di lapangan, termasuk jika kesalahan terbukti dilakukan oleh Pertamina.

“Kalau itu benar ada sesuatu kejadian dan itu dilakukan oleh Pertamina maka kita pemerintah tidak segan-segan juga untuk memberikan sanksi tegas kepada Pertamina,” ujar Bahlil.***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X