“Saya katakan negara ini terlalu dominan menyetir ekonomi," ujar Ferry dalam siniar YouTube Rakyat Bersuara, pada Rabu, 29 Oktober 2025.
"Kita harus memberikan space yang lebih besar kepada swasta untuk beraktivitas ekonomi, karena swasta yang lebih tahu," tambahnya.
Ferry juga mempertanyakan efektivitas langkah Menkeu Purbaya dalam menempatkan dana pemerintah di Himbara.
Baca Juga: Proyek Lift Kaca di Pantai Kelingking Viral, Publik Khawatir Keindahan Alam Terganggu
Menurutnya, kebijakan tersebut hanya bersifat administratif, bukan strategi fiskal yang benar-benar baru.
“Sekarang Purbaya selalu menjadi perbincangan dengan gaya-gaya yang disebut koboi, tapi sayangnya saya tidak peduli," terang Ferry.
"Yang saya pedulikan, kebijakannya apa? Itu harus jelas. Pemindahan dana ke Himbara hanya soal administratif, bukan kebijakan fiskal yang nyata,” tukasnya.***
Artikel Terkait
Gurita Bisnis Minimarket, Judol, dan Produk Impor Jadi Ancaman Serius Bagi UMKM
Presiden Prabowo Genjot Renovasi Rumah Tak Layak Huni, Target Capai 400 Ribu Unit di 2026
Presiden Prabowo Segera Terbitkan Aturan Baru untuk Program Makan Bergizi Gratis
Atasi Polusi Plastik dan Krisis Iklim, WWF Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup Perkuat Kolaborasi
Ogah Terapkan Burden Sharing, Menkeu Purbaya: Semaksimal Mungkin Tak akan Pakai
Pamer Buku Nikah, Andrew Andika dan Violentina Kaif Dikabarkan Menikah Diam-diam di Tanah Suci