Prabowo Dorong Kerja Sama Konkret di Asia Timur, Ingatkan Persaingan Harus Tetap Sehat

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Senin, 27 Oktober 2025 | 17:55 WIB
Prabowo Dorong Kerja Sama Konkret di Asia Timur (Foto : istimewa)
Prabowo Dorong Kerja Sama Konkret di Asia Timur (Foto : istimewa)

INSIBERNEWSPresiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi nyata antarnegara di kawasan Asia Timur agar mampu menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

Pesan itu ia sampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-28 ASEAN Plus Three (APT) yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada Senin, 27 Oktober 2025.

Dalam forum yang mempertemukan para pemimpin ASEAN bersama tiga mitra utama — Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan — Prabowo menekankan agar persaingan di kawasan tidak berubah menjadi konflik yang merugikan semua pihak.

Baca Juga: 5000 Pohon di Jakarta Rawan Tumbang, Pramono Anung Perintahkan Penanganan Cepat

“Kita harus memastikan bahwa kompetisi di kawasan ini tetap bersifat konstruktif dan tidak mengancam stabilitas maupun kemakmuran bersama,” ujar Prabowo dalam intervensinya.

Menurut Presiden, dunia tengah berada dalam masa penuh ketidakpastian. Ia menyebut sejumlah tantangan global yang saling berkaitan, mulai dari perubahan iklim, disrupsi perdagangan internasional, hingga meningkatnya ketegangan geopolitik antara kekuatan besar dunia.

“Semua itu berdampak langsung pada kehidupan masyarakat di kawasan kita. Oleh karena itu, kerja sama nyata antarnegara menjadi sangat penting agar kita bisa menjaga stabilitas dan ketahanan ekonomi kawasan,” tegasnya.

Baca Juga: DPR Desak Pemerintah Tindak Tegas Temuan Tambang Emas Ilegal di Kawasan Sirkuit Mandalika

Prabowo juga menyoroti pentingnya memperkuat kerja sama di bidang ketahanan pangan, energi, dan kesehatan. Menurutnya, pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu telah menjadi pelajaran berharga bagi negara-negara Asia untuk membangun sistem yang lebih tangguh dan tidak bergantung sepenuhnya pada rantai pasok global.

“Kita perlu memperkuat kapasitas produksi sendiri, terutama dalam hal pangan dan obat-obatan. Ketahanan nasional setiap negara akan menjadi penopang kekuatan kolektif di kawasan,” katanya.

Selain itu, Prabowo menilai kerja sama ekonomi antarnegara di kawasan perlu diarahkan pada upaya saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang. Ia mendorong negara-negara anggota APT untuk memperluas akses perdagangan, memperkuat investasi yang berkelanjutan, serta mengembangkan inovasi bersama di bidang teknologi hijau dan energi bersih.

Baca Juga: Program MBG Tuai Pujian Dunia di Markas Besar PBB Jenewa, Jadi Contoh Integrasi Sosial dan Ekonomi

“Kerja sama yang konkret, bukan hanya wacana, akan membawa manfaat langsung bagi rakyat kita. Kita ingin melihat hasil nyata dalam peningkatan ekonomi, lapangan kerja, dan kualitas hidup masyarakat,” tutur mantan Menteri Pertahanan itu.

Di akhir pidatonya, Prabowo mengingatkan agar solidaritas dan semangat kebersamaan antarnegara tetap dijaga.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X