Eza Gionino dan Echa Sepakat Soal Nafkah Anak, Sidang Cerai Berlanjut di PA Cibinong

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Senin, 27 Oktober 2025 | 15:16 WIB
Eza Gionino Akhirnya Buka Suara Soal Gugatan Cerai Istri (Foto : instagram/ezagio)
Eza Gionino Akhirnya Buka Suara Soal Gugatan Cerai Istri (Foto : instagram/ezagio)

INSIBERNEWS - Sidang perceraian antara aktor Eza Gionino dan istrinya, Meiza Aulia Coritha atau yang akrab disapa Echa, kembali digelar di Pengadilan Agama (PA) Cibinong, Jawa Barat, pada Senin (27/10/2025). Agenda sidang kali ini membahas perbaikan gugatan dari pihak penggugat, termasuk kesepakatan terkait nafkah anak.

Kuasa hukum Echa, Rendi Rumapea, mengungkapkan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan mengenai besaran nafkah bulanan untuk ketiga anak mereka. Eza dikabarkan bersedia memberikan nafkah sebesar Rp25 juta per bulan, di luar biaya pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga: 4 Tahun Berjuang Lawan Stroke, Tukul Arwana Kini Terlihat Lebih 'Gemuk dan Segar'! Kisah Haru di Ultah Ke-62

“Untuk nafkah anak, nominalnya Rp25 juta per bulan, belum termasuk biaya sekolah dan kesehatan. Selain itu, ada kenaikan 10 persen setiap tahun,” kata Rendi kepada awak media usai persidangan.

Ia menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut tercapai secara damai dan tanpa paksaan. Menurut Rendi, baik Eza maupun Echa menandatangani hasil mediasi dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan anak-anak mereka.

“Mas Eza merasa sanggup, jadi disepakati saja dalam mediasi. Tidak ada tekanan dari pihak mana pun. Semua dilakukan demi kebaikan anak-anak,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Pesawat Militer AS Jatuh di Laut China Selatan, Tak Ada Korban Jiwa Dilaporkan

Selain itu, untuk nafkah iddah atau nafkah yang diberikan selama masa tunggu setelah perceraian, Eza juga sepakat memberikan Rp21 juta untuk tiga bulan. Namun, Echa tidak menuntut nafkah mut’ah atau kompensasi setelah berakhirnya pernikahan.

Sementara dari pihak Eza, kuasa hukumnya Raka Daniar menyebutkan bahwa kliennya berencana memberikan satu unit rumah kepada Echa dan anak-anaknya sebagai bentuk tanggung jawab moral.

“Eza ingin tetap memastikan anak-anak dan mantan istrinya memiliki tempat tinggal yang layak. Itu bentuk tanggung jawabnya sebagai ayah,” ungkap Raka.

Baca Juga: Love Scam Kian Menggila! Ribuan WNI Terjebak Jaringan Penipuan Siber Internasional

Meski proses hukum masih berjalan, kedua pihak menunjukkan sikap yang cukup dewasa dan kooperatif. Sidang berikutnya dijadwalkan untuk mendengarkan tanggapan dari pihak tergugat dan melanjutkan agenda pembuktian.

Dengan adanya kesepakatan ini, publik berharap proses perceraian Eza dan Echa bisa segera mencapai titik damai tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan, terutama demi kenyamanan anak-anak mereka. ***

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X