Psikologis Korban Foto Cabul SMAN 11 Semarang Tuai Sorotan, Sosok Pelaku Adalah Mahasiswa UNDIP yang Ayahnya Polisi

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:52 WIB
Psikologis Korban Foto Cabul SMAN 11 Semarang Tuai Sorotan, Terkuak Sosok Pelaku Mahasiswa UNDIP yang Ayahnya Polisi (Istimewa )
Psikologis Korban Foto Cabul SMAN 11 Semarang Tuai Sorotan, Terkuak Sosok Pelaku Mahasiswa UNDIP yang Ayahnya Polisi (Istimewa )

INSIBERNEWS - Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP), Chiko Radityatama Agung Putra, membuat kegaduhan di SMAN 11 Semarang usai mengaku mengedit foto cabul siswa menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Sebuah unggahan video bertajuk “Skandal Smanse” menyebar luas di media sosial dan menimbulkan keresahan di kalangan siswa, guru, dan orang tua.

Situasi juga semakin memanas ketika diketahui pelaku adalah alumnus sekolah yang juga anak seorang anggota kepolisian.

Baca Juga: Usai Viral Melda Safitri Diceraikan Suami Yang Baru Lolos P3K, Kini Ia Didatangi Crazy Rich Shella Saukia

Terkait kasus ini, polisi menyoroti bukan hanya sisi hukum, tetapi juga dampak psikologis yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional tanpa intervensi.

Artanto menegaskan, pihaknya akan berhati-hati dalam penanganan kasus ini karena menyangkut masalah anak dan aspek psikologis kedua belah pihak.

Baca Juga: Mendikdasmen Bakal Naikkan Insentif Guru Honorer Jadi Rp400 Ribu, Begini Skemanya!

“Penyidik punya pertimbangan-pertimbangan tertentu dalam proses ini karena berkaitan dengan masalah anak dan kontennya," ujar Artanto kepada awak media di Semarang, pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Dalam kesempatan yang sama, Artanto memastikan status ayah pelaku yang merupakan anggota Polres Semarang tidak akan mempengaruhi jalannya penyelidikan.

“Iya benar anggota polisi, tugasnya di Polres Semarang,” terangnya.

Baca Juga: Pemerintah Tahan Kenaikan Iuran BPJS, Fokus Jaga Daya Beli di Tengah Pemulihan Ekonomi

“Kasus ini akan kami tangani secara transparan dan profesional. Percayakan kepada Polri,” imbuh Artanto.

Pihak kepolisian menyebut, proses penyidikan perlu dilakukan dengan hati-hati, karena berkaitan dengan masalah anak.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X