INSIBERNEWS - Suasana di kawasan Kaliabang Tengah, Bekasi, mendadak mencekam pada Senin malam. Seorang remaja berusia 14 tahun, berinisial R, menjadi korban penusukan usai bermain futsal bersama teman-temannya. Pelakunya diduga seorang remaja lain berinisial A, 15 tahun, yang kini telah diamankan pihak kepolisian.
Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Imam Syafi’i, membenarkan penangkapan tersebut.
“Sekarang pelaku sudah kami amankan di Polsek Bekasi Utara,” ujar Imam saat dikonfirmasi, Selasa, 21 Oktober 2025.
Baca Juga: BYD Siapkan Dolphin 2026, Mobil Listrik Kompak yang Siap Jadi Penantang Baru di Pasar Global
Menurut Imam, penangkapan pelaku berawal dari laporan warga yang melihat remaja tersebut berkeliaran tak jauh dari lokasi kejadian. Polisi kemudian bergerak cepat dan meringkus A tanpa perlawanan.
“Awalnya dari informasi masyarakat yang mengenali pelaku. Tim langsung bergerak, dan tidak lama kemudian pelaku berhasil ditangkap,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, peristiwa penusukan terjadi begitu cepat hingga korban tidak sempat menghindar. R menderita luka tusuk cukup dalam di bagian dada dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Baca Juga: Jaksa Tolak Pembelaan Nikita Mirzani, Sebut Edukasi Skincare Hanya Sandiwara Akting
“Korban tidak sempat menghindar karena situasinya spontan. Pelaku langsung menusuk tanpa banyak bicara,” tutur Imam.
Saat ini polisi masih menyelidiki motif di balik aksi brutal tersebut. Dugaan sementara, insiden ini dipicu oleh persoalan sepele antar teman yang berujung emosi. Namun, pihak kepolisian belum ingin berspekulasi sebelum pemeriksaan lebih lanjut selesai dilakukan.
“Kami masih mendalami apa penyebabnya. Semua kemungkinan terbuka, termasuk soal perselisihan pribadi atau emosi sesaat,” tambahnya.
Baca Juga: Jepang Dikabarkan Siap Keluar dari AFC, Dorong Pembentukan Federasi Sepak Bola Asia Timur
Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar, terutama karena pelaku dan korban masih di bawah umur. Polisi juga tengah berkoordinasi dengan pihak keluarga serta unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku bagi pelaku anak.
Imam mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan pergaulan remaja dan mendorong penyelesaian masalah secara damai tanpa kekerasan.
Artikel Terkait
Setahun Era Kepemimpinan Prabowo, 43 Juta Warga Sudah Cek Kesehatan Secara Gratis!
Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna: 'Sudah 1,4 Miliar Porsi MBG Dibagikan ke Anak dan Ibu di Seluruh Indonesia'
Targetkan 500 Sekolah, Prabowo Ungkap 166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri untuk Putus Kemiskinan
Setahun Berjalan, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Serap 36,7 Juta Tenaga Kerja dan Libatkan Ribuan UMKM Lokal
Bahlil Kenang Masa Sulit Saat Kuliah, Sebut Program Makan Bergizi Gratis Sebagai Langkah Mulia Pemerintah
China Ungkap Siap Lanjutkan Kerja Sama Kereta Cepat Ditengah Polemik Utang Whoosh
Ilmuwan China Peringatkan Virus Flu Baru ‘Influenza D’, Diduga Sudah Bisa Menular Antar Manusia
Jepang Dikabarkan Siap Keluar dari AFC, Dorong Pembentukan Federasi Sepak Bola Asia Timur
Jaksa Tolak Pembelaan Nikita Mirzani, Sebut Edukasi Skincare Hanya Sandiwara Akting
BYD Siapkan Dolphin 2026, Mobil Listrik Kompak yang Siap Jadi Penantang Baru di Pasar Global