Targetkan 500 Sekolah, Prabowo Ungkap 166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri untuk Putus Kemiskinan

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:36 WIB
Targetkan 500 Sekolah, Prabowo Ungkap 166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri untuk Putus Kemiskinan (Istimewa )
Targetkan 500 Sekolah, Prabowo Ungkap 166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri untuk Putus Kemiskinan (Istimewa )

INSIBERNEWS - Sebagai upaya memutus rantai kemiskinan, Presiden RI Prabowo Subianto berencana membangun 500 Sekolah Rakyat untuk menyediakan sarana pendidikan bagi rakyat kecil.

Diketahui hingga saat ini, telah berdiri 166 Sekolah Rakyat yang mencakup jenjang SD hingga SMA.

“Sebanyak 166 Sekolah Rakyat sudah beroperasi. Ini luar biasa. Saya berterima kasih kepada menteri-menteri yang terkait,” kata Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10).

Baca Juga: Penyaluran BLT Rp 900.000 Pecah Rekor! 35 Juta KPM Terima Bantuan Stimulus, Cek Nama Via Link Ini ...

Awalnya, Prabowo menargetkan 100 Sekolah Rakyat pada pertengahan tahun depan. Namun, sebelum tahun 2025 berakhir, lebih dari 100 sekolah telah berdiri dan menampung 15.945 siswa dan siswi dari keluarga miskin ekstrim.

Presiden mengaku bangga karena capaian pembangunan Sekolah Rakyat telah melampaui target awal yang ia tetapkan.

“Mereka berasal dari keluarga yang paling bawah dalam bidang ekonomi, desil 1 dan 2, yang sebelumnya banyak tidak bersekolah sama sekali. Ada yang membantu orang tuanya menjadi pemulung, ada yang hidup di jalanan,” ungkap Presiden.

Baca Juga: Menanti Update Komisi Reformasi Polri, Begini Bocoran dari Yusril Ihza Mahendra

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat memang dirancang untuk memutus rantai kemiskinan. Menurut Presiden anak orang miskin atau cucu orang miskin tidak perlu menjadi miskin.

“Anak orang miskin atau cucu orang miskin tidak harus menjadi miskin. Kita harus berani mengubah, harus berani memotong rantai kemiskinan. Kita tidak boleh menyerah pada keadaan. Orang yang paling bawah ini sering kali tidak terlihat, kelompok elit tidak pernah melihat apalagi merasakan kesulitan mereka,” ujarnya.

Presiden mengatakan mereka adalah masyarakat yang penderitaannya sering tidak disadari banyak orang. Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi nyata untuk membantu memutus kemiskinan.

Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Nilai Jokowi Punya Peran Sentral dalam Keputusan Awal

“Kalau tidak bisa membantu banyak orang, kita bantu beberapa orang. Kalau tidak bisa membantu beberapa orang, kita bantu satu orang. Kalau satu orang pun tidak bisa kita bantu, jangan kita mempersulit orang lain. Ini pendekatan yang sangat sederhana. We must do what we can do. And we can do, if we want to,” jelasnya.

Prabowo optimistis target pembangunan 500 Sekolah Rakyat akan tercapai hingga akhir masa kepemimpinannya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X