Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Mulai Pulih, Permintaan Listrik Baru Jadi Sinyal Positif

Photo Author
- Senin, 20 Oktober 2025 | 16:00 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Dok/YouTube.Kemenkeu)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Dok/YouTube.Kemenkeu)

INSIBERNEWS - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai tanda-tanda pemulihan ekonomi Indonesia mulai terlihat jelas di penghujung tahun 2025.

Menurutnya, geliat aktivitas masyarakat yang meningkat di berbagai sektor menjadi sinyal kuat bahwa roda ekonomi nasional sedang bergerak ke arah yang lebih positif.

Dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, Sabtu (18/10/2025), Purbaya mengungkapkan optimisme bahwa perekonomian nasional akan tumbuh lebih cepat pada kuartal terakhir tahun ini.

Ia menyebut berbagai indikator mikro menunjukkan peningkatan, salah satunya lewat naiknya permintaan sambungan listrik baru di banyak daerah.

Baca Juga: Kasus Kematian Mahasiswa Unud, RSUP Prof Ngoerah Hentikan Sementara Koas yang Diduga Terlibat Perundungan

“Ekonominya memang mulai bergeliat,” kata Purbaya dengan nada optimis.

Ia menjelaskan, lonjakan permintaan sambungan listrik tersebut menjadi salah satu bukti nyata bahwa aktivitas industri, rumah tangga, dan usaha kecil mulai bangkit setelah sempat lesu di awal tahun.

“Dirut PLN kemarin menyampaikan bahwa di banyak tempat orang sudah mulai minta sambungan listrik baru. Itu artinya aktivitas ekonomi mulai bergerak,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Inflasi Oktober Diprediksi Naik, Cuaca Buruk dan Biaya Logistik Jadi Biang Kerok

Purbaya yang menggantikan Sri Mulyani di kursi Menteri Keuangan itu menuturkan, tumbuhnya permintaan energi biasanya menjadi indikator awal pemulihan ekonomi. Hal ini menandakan bahwa masyarakat kembali produktif, baik dalam membuka usaha baru maupun memperluas kegiatan ekonominya.

Selain itu, ia juga menyoroti peran masyarakat kelas menengah yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Menurutnya, kelompok ini memiliki daya beli yang cukup kuat, akses pembiayaan yang lebih baik, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai peluang di tengah dinamika global.

Baca Juga: Wahana Perosotan Ambruk di Ketapang, Cermin Buram Keselamatan Permainan Rakyat di Indonesia

“Kalangan menengah kita cukup tangguh. Mereka tidak hanya bertahan, tapi juga mulai berinvestasi lagi di sektor riil,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X