Sementara itu, masyarakat Desa Batetangnga menyayangkan peristiwa ini. Mereka mengaku kehilangan kepercayaan terhadap figur pendidik yang seharusnya menjadi teladan moral.
Saat ini, para korban telah melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar dan tengah menjalani pendampingan psikologis agar dapat pulih dari trauma.
Polres Polewali Mandar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kekerasan terhadap anak, termasuk di lingkungan sekolah. Orang tua diminta lebih aktif membangun komunikasi terbuka dengan anak-anak mereka, termasuk memberikan pemahaman dasar tentang batas tubuh dan perlindungan diri.***
Artikel Terkait
Susu Segar MBG Cuma 30 Persen, BGN Klaim Kandungan Gizi Tetap Optimal
Eks Staf Ahli Polisi Soroti Kasus Narkoba Ammar Zoni: Tuntut Sanksi yang Berat
Berulang Kali Terjerat Kasus Narkoba, Sahabat Lama Ungkap Ammar Zoni Perlu Bantuan Psikiater
Banjir Kritik Usai Gagal Capai Target Piala Dunia, Nasib Patrick Kluivert di Ujung Tanduk?
Waspada! Suhu di Jabodetabek Diprediksi Tembus 32 Derajat Celsius Hari Ini
Trump Umumkan Fase Dua Gencatan Senjata Gaza, Janji Pulangkan Korban dan Bentuk Pemerintahan Baru
Joji Akhirnya Comeback! Rilis Lagu Baru ‘Pixelated Kisses’ Usai Tiga Tahun Menghilang dari Publik
BMKG Ungkap Ada 4 Wilayah di Indonesia Tak Diguyur Hujan Lebih dari Dua Bulan, Apa Saja?
Italia Bantai Israel 3-0, Kans ke Piala Dunia 2026 Kembali Terbuka Lebar
Pemerintah Desak Penegak Hukum Usut Tuntas Kasus Guru Tewas di Yahukimo