Prabowo Gelar Rapat Tertutup di Kertanegara, Bahas Devisa Ekspor hingga Program Rakyat

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 13 Oktober 2025 | 14:54 WIB
Presiden Prabowo usai menggelar rapat tertutup terkait kebijakan ekonomi nasional.  (Instagram/sekretariat.kabinet)
Presiden Prabowo usai menggelar rapat tertutup terkait kebijakan ekonomi nasional. (Instagram/sekretariat.kabinet)

INSIBERNEWS - Pertemuan tertutup dengan sejumlah pejabat tinggi dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Minggu 12 Oktober 2025 malam, di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi resmi dari Sekretariat Kabinet, pertemuan yang dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur Bank Indonesia (BI), serta jajaran pimpinan TNI dan Polri ini menghasilkan sejumlah keputusan penting.

Keputusan penting itu terkait kebijakan ekonomi nasional, termasuk penetapan stimulus baru yang akan segera dijalankan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Netanyahu Klaim Kemenangan Atas Hamas, Trump Pastikan Perang di Gaza Telah Berakhir

Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, melalui unggahan di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah memutuskan beberapa stimulus ekonomi baru yang siap dieksekusi mulai pekan ini.

“Presiden telah menentukan beberapa stimulus ekonomi yang akan segera dilaksanakan,” tulis Teddy dalam keterangan resmi tersebut pada Senin 13 Oktober 2025.

Baca Juga: Indonesia Tegas Tolak Visa Atlet Israel, HNW: Sikap Ini Sesuai Konstitusi dan Nilai Kemanusiaan

Adapun, fokus utama rapat di Kertanegara adalah stabilitas sistem keuangan nasional serta kebijakan baru terkait pengelolaan Devisa Hasil Ekspor (DHE).

Kebijakan ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi cadangan devisa Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Teddy dalam unggahan itu mengutip optimisme Presiden Prabowo terhadap prospek ekonomi nasional, yang diyakini akan terus membaik berkat pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah.

Baca Juga: Miris! Bulan Madu Berujung Maut, Pasangan Suami Istri Ditemukan Tak Sadar Diri di Penginapan Glamping

Selanjutnya, Presiden menyoroti beberapa program unggulan yang kini sedang berjalan. Di antaranya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah membangun lebih dari 11.000 dapur di seluruh Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga tengah mempercepat pembangunan 350.000 rumah subsidi, serta memperluas pembukaan lahan pertanian sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional.

Program-program tersebut disebut menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi, sekaligus langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari berbagai sektor.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X