Netanyahu Klaim Kemenangan Atas Hamas, Trump Pastikan Perang di Gaza Telah Berakhir

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 13 Oktober 2025 | 13:59 WIB
Menyoroti pernyataan terbaru AS-Israel terkait akhir peperangan di Gaza, Palestina.  (Instagram.com / @realdonaldtrump-@b.netanyahu)
Menyoroti pernyataan terbaru AS-Israel terkait akhir peperangan di Gaza, Palestina. (Instagram.com / @[email protected])

INSIBERNEWS - Donald Trump mengklaim peperangan yang terjadi antara kelompok pembela Palestina, Hamas dengan pasukan militer Israel di Gaza telah berakhir, pada Minggu, 12 Oktober 2025.

“Perang sudah berakhir,” ujar Presiden Amerika Serikat (AS) itu sebelum menaiki pesawat menuju Mesir, sebagaimana laporan AFP pada hari yang sama.

Dalam pernyataan singkatnya di Washington, Trump menegaskan babak baru perdamaian Israel dan Palestina akan segera dimulai.

Baca Juga: Sempat Hilang Semalam, Pendaki Gunung Gawalise Sulteng Ditemukan Tewas 200 Meter dari Puncak

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu dengan lantang menyatakan kemenangan negaranya atas Hamas.

Meski, sebagian warga Gaza menyambut gencatan senjata sebagai harapan baru, namun lainnya masih diliputi ketakutan.

Klaim-klaim yang dinyatakan AS-Israel pun masih enggan dipercayai sepenuhnya setelah dinilai berulang kali mengingkari janjinya sendiri.

Baca Juga: Terancam Hukuman Mati, Ammar Zoni Gagal Rehabilitasi hingga Jadi Pengedar di Rutan

Narasi Perdamaian Trump
Berdasarkan laporan AFP, Trump berangkat menuju Israel dan Mesir dengan agenda diplomatik yang padat.

Di Israel, ia dijadwalkan bertemu singkat dengan Netanyahu sebelum Hamas memulai pelepasan 20 sandera yang masih hidup pada Senin, 13 Oktober 2025.

Trump menilai, momentum ini sebagai kesempatan bersejarah untuk mengakhiri perang dua tahun di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 67 ribu orang.

Baca Juga: Tanggapan Menkeu Purbaya Soal Wacana Menteri PU Renovasi Ponpes Al Khoziny dengan APBN

“Kami telah menyiapkan semua langkah untuk memastikan perdamaian yang langgeng di Timur Tengah,” ucap Trump di Washington.

Menurut rencananya, setelah sandera dibebaskan, Israel akan melepas sekitar 2.000 tahanan Palestina, termasuk 250 tahanan politik dan 1.700 orang yang ditahan selama agresi di Gaza.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X