Sempat Hilang Semalam, Pendaki Gunung Gawalise Sulteng Ditemukan Tewas 200 Meter dari Puncak

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 13 Oktober 2025 | 13:35 WIB
Menyoroti insiden penemuan jasad pendaki di Gunung Gawalise, Sulawesi Tengah yang sempat hebohkan jalur pendakian.  (Dok. SAR Bandung)
Menyoroti insiden penemuan jasad pendaki di Gunung Gawalise, Sulawesi Tengah yang sempat hebohkan jalur pendakian. (Dok. SAR Bandung)

INSIBERNEWS - Kabar duka datang dari Gunung Gawalise, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), dilaporkan seorang pendaki, Gate (40) meninggal dunia di dekat puncak.

Kabar penemuan mayat itu pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan atau SAR Palu dari seorang saksi bernama Surya pada Sabtu, 11 Oktober 2025, sekitar pukul 22.30 WITA.

Jasad korban ditemukan di lokasi yang dikenal cukup ekstrem dan jarang dilalui, sehingga membuat geger para pendaki dan warga sekitar.

Baca Juga: IPDN Tepis Isu Kekerasan, Berikut 5 Fakta di Balik Kasus Wafatnya Calon Praja Asal Malut

Kepala Basarnas Palu, Muh Rizal mengungkap pihaknya telah menemukan jasad korban sekitar 200 meter dari puncak gunung pada Minggu, 12 Oktober 2025 sore.

Sebelumnya, pada Sabtu malam sekitar pukul 23.30 WITA, warga sekitar jalur pendakian sempat dihebohkan oleh kabar adanya penemuan sosok mayat di dekat puncak Gawalise.

Kabar itu menyebar cepat di kalangan komunitas pendaki di Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Dua Kali Bikin Heboh di Medsos, Justin Hubner Akui Khilaf dan Janji Fokus Bela Timnas Lagi

Informasi awal menyebutkan, terdapat seorang pendaki yang tidak kembali setelah mencapai area puncak.

Rizal menuturkan, laporan kehilangan itu kemudian disusul oleh temuan jasad oleh Surya, yang langsung melapor ke Basarnas Palu.

“Informasi penemuan pertama kali diterima oleh Basarnas Palu dari seorang warga pada Sabtu (11/10). Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue SAR Palu segera dikerahkan menuju lokasi kejadian,” ungkap Rizal.

Baca Juga: Ratusan Warga Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran Hebat di Pancoran, Pengungsian Masih Disiapkan

Proses Evakuasi yang Penuh Risiko
Rizal menjelaskan operasi pencarian berlangsung dalam kondisi medan yang curam dan licin. Tim harus ekstra hati-hati membawa jenazah agar tidak terpeleset di jalur sempit yang tertutup kabut dan basah oleh hujan.

“Hari ini kami melaksanakan operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang dilaporkan meninggal dunia di Gunung Gawalise," terangnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X