INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto resmi kembali ke Indonesia pada Sabtu, 27 September 2025, setelah menjalani kunjungan kerja selama sepekan di beberapa negara. Setibanya di Jakarta, Kepala Negara langsung menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti persoalan yang belakangan mencuat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prabowo mengaku selama berada di luar negeri, ia tetap memantau perkembangan situasi di dalam negeri. Salah satunya adalah kabar mengenai sejumlah kendala dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, hal itu harus segera mendapat perhatian khusus.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Puji Kinerja BGN, Buka Peluang Tambahan Anggaran Rp28 Triliun
“Saya baru dari luar negeri tujuh hari, saya monitor ada perkembangan itu. Habis ini saya langsung akan panggil kepala badan dengan beberapa pejabat, kita akan diskusikan,” ujar Prabowo saat memberikan keterangan di Jakarta.
Ia menegaskan, program MBG adalah salah satu prioritas besar pemerintah. Karena itu, setiap hambatan yang muncul harus segera diatasi agar tujuan utama program ini bisa tercapai.
“Ini masalah besar dan harus kita perhatikan bersama,” tambahnya.
Baca Juga: Trump Desak Erdogan Stop Beli Minyak Rusia, Tekanan ke Putin Makin Ditingkatkan
Prabowo mengingatkan bahwa MBG didesain untuk membantu jutaan anak Indonesia yang masih kesulitan mendapatkan makanan sehat. Ia mencontohkan, masih banyak anak yang hanya bisa makan nasi dengan garam karena keterbatasan ekonomi keluarga.
“Tujuan pemerintah jelas, untuk anak-anak yang kesulitan makan. Kadang ada anak yang hanya makan nasi dengan garam. Ini yang harus kita atasi,” ucap Prabowo dengan nada tegas.
Ia mengakui, memberi makan jutaan anak setiap hari bukanlah pekerjaan mudah. Pasti akan ada kendala teknis, logistik, maupun administratif. Namun, Prabowo menekankan bahwa semangat untuk memperbaikinya harus lebih besar daripada hambatan yang ada.
Baca Juga: Perpres Baru Tegaskan Target Nusantara Jadi Ibu Kota Politik 2028, ASN Mulai Dipindahkan Bertahap
“Untuk memberi makan jutaan orang pasti ada hambatan dan rintangan. Tapi itu harus kita atasi. Tidak boleh jadi alasan untuk berhenti,” tandasnya.
Program MBG sendiri merupakan salah satu janji kampanye utama Prabowo yang mulai berjalan tahun ini. Pemerintah menargetkan jutaan siswa dari berbagai jenjang pendidikan bisa mendapat akses makan sehat setiap hari sekolah.
Dengan intervensi ini, diharapkan kualitas gizi anak meningkat dan kesenjangan akses pangan bisa ditekan secara signifikan.
Artikel Terkait
Menyentuh Hati! Donita Ungkap Alasan Belum Kembali ke Layar Kaca Meski Tawaran Berdatangan
Viral di Media Sosial, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana Buka Suara Terkait Kontroversi Mandi Air Galon
Gempa 4,5 SR Guncang Tanggamus, Sembilan Rumah Rusak dan Warga Panik
Netanyahu Sambut Pidato Prabowo di PBB, Singgung Normalisasi Hubungan Israel dengan Dunia Muslim
Bagnaia Raih Kemenangan Sprint Perdana di Motegi, Marquez Tetap Dekatkan Diri ke Gelar Juara Dunia
Bedu Akhirnya Buka Suara soal Perceraian, Siap Bicara ke Anak-anak
Tiga Hari Pencarian, Fadli Korban Tenggelam di Sungai Kalimalang Ditemukan Tersangkut Eceng Gondok
Perpres Baru Tegaskan Target Nusantara Jadi Ibu Kota Politik 2028, ASN Mulai Dipindahkan Bertahap
Trump Desak Erdogan Stop Beli Minyak Rusia, Tekanan ke Putin Makin Ditingkatkan
Menkeu Purbaya Puji Kinerja BGN, Buka Peluang Tambahan Anggaran Rp28 Triliun