Perpres Baru Tegaskan Target Nusantara Jadi Ibu Kota Politik 2028, ASN Mulai Dipindahkan Bertahap

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Sabtu, 27 September 2025 | 16:14 WIB
Prabowo Berjanji Rampungkan Pembangunan IKN Dalam 4 Tahun (x/@ikn_id)
Prabowo Berjanji Rampungkan Pembangunan IKN Dalam 4 Tahun (x/@ikn_id)

INSIBERNEWS - Pemerintah resmi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025.

Aturan ini menjadi acuan penting dalam arah pembangunan nasional, termasuk salah satunya percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terus dikebut.

Baca Juga: Sule Terjerat Tilang Dishub DKI, Sidang Akan Digelar Awal Oktober 2025

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa regulasi tersebut memperjelas target besar pemerintah, yakni menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada tahun 2028.

Menurutnya, perpindahan aparatur sipil negara (ASN) dan ketersediaan infrastruktur dasar menjadi kunci utama keberhasilan target tersebut.

“Perpres ini mempertegas tahapan yang harus dilakukan. Mulai dari penyediaan infrastruktur inti, layanan dasar, hingga pemindahan ASN secara bertahap. Tujuan akhirnya Nusantara bisa berfungsi penuh sebagai pusat pemerintahan pada 2028,” ujar Basuki.

Baca Juga: Tiga Hari Pencarian, Fadli Korban Tenggelam di Sungai Kalimalang Ditemukan Tersangkut Eceng Gondok

Berdasarkan dokumen Perpres, jumlah ASN yang dipindahkan ke IKN akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, ditargetkan sebanyak 1.700 hingga 4.100 ASN sudah mulai berkantor di Nusantara. Jumlah itu akan terus bertambah hingga mencapai 9.500 ASN pada 2029.

Selain pemindahan ASN, pemerintah juga memprioritaskan percepatan pembangunan fasilitas penunjang. Mulai dari jaringan transportasi, energi, air bersih, hingga teknologi digital yang terintegrasi.

Semua diarahkan untuk memastikan ASN yang pindah tidak hanya bekerja, tetapi juga bisa tinggal dengan nyaman bersama keluarganya.

Baca Juga: Bagnaia Raih Kemenangan Sprint Perdana di Motegi, Marquez Tetap Dekatkan Diri ke Gelar Juara Dunia

Pemerintah menegaskan bahwa Nusantara bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih modern.

Oleh karena itu, selain infrastruktur, pembangunan ekosistem digital, lingkungan hijau, dan tata kota yang ramah masyarakat juga menjadi perhatian utama.

Baca Juga: Menyentuh Hati! Donita Ungkap Alasan Belum Kembali ke Layar Kaca Meski Tawaran Berdatangan

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X