Tanggapi Kasus Keracunan Massal MBG, BGN Bentuk Tim Investigasi hingga Tutup Dapur SPPG yang Bermasalah

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 25 September 2025 | 20:19 WIB
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang bakal tutup SPPG Bermasalah.  (bgn.go.id)
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang bakal tutup SPPG Bermasalah. (bgn.go.id)

INSIBERNEWS - Ramainya kabar mengenai keracunan massal yang disebabkan oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG), membuat Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya mengambil langkah tegas.

Kasus keracunan MBG di sejumlah wilayah, seperti di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat dilaporkan menelan korban lebih dari 1.300 siswa dalam 3 hari.

Kasus keracunan tersebut lantas oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Baca Juga: Komedian Bedu Gugat Cerai Istrinya, Sidang Perdana Dijadwalkan Akhir September

Merespon hal tersebut, BGN pun melakukan beberapa upaya, seperti membentuk tim investigasi hingga memberi sanksi penutupan dapur.

Dapur MBG Bermasalah Ditutup
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang menyatakan telah ada langkah tegas yang dikeluarkan, yakni memberikan surat penutupan bagi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Hari ini sudah kita keluarkan surat kepada semua dapur yang kemarin bermasalah, dimulai karena yang paling banyak di bulan September, kita tutup,” ujar Nanik kepada media di Bogor, Jawa Barat pada Kamis, 25 September 2025.

Baca Juga: Jelang Laga Timnas di Round 4 Pildun, Ternyata Ini Alasan Patrick Kluivert Coret Marselino untuk Tanding Lawan Arab Saudi dan Irak

Berapa lama dapur akan ditutup, Nanik mengungkapkan bahwa tak ada jangka waktu tertentu karena harus menunggu proses investigasi.

“Kita sudah kirimin surat per hari ini, yang tadinya cuma sekadar tutup sementara, (sekarang) kita tutup dalam batas waktu yang tidak ditentukan,” imbuhnya.

Perketat Verifikasi Dapur SPPG
Demi mengatur regulasi pelaksanaan MBG, Nanik mengatakan bahwa verifikasi dapur MBG akan diperketat dengan mengirim tim ke lapangan untuk mengecek langsung SPPG.

“Mereka (SPPG) biasanya kirim foto sebelum verifikasi, ada koordinator regional itu turun untuk ngecek, bisa jadi ada kongkalikong, misalnya ini dapur nggak menuhin syarat. Kita akan mulia inspeksi satu per satu dapur,” paparnya.

Baca Juga: Heboh Kasus Keracunan Ikan Hiu di Menu MBG, BGN Bakal Stop Jika Terbukti Berbahaya

“Bila kita temukan, langsung kita tutup,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X