INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto berencana untuk melakukan pendekatan langsung kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, guna membahas kebijakan tarif impor yang diberlakukan terhadap sejumlah produk Indonesia.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melindungi kepentingan perdagangan nasional di tengah ketegangan ekonomi global.
Kabar soal rencana diplomasi tingkat tinggi ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang menyebut bahwa Presiden Prabowo memang membuka opsi untuk bertemu langsung dengan Presiden Trump dalam waktu dekat. Namun hingga kini, jadwal pertemuan tersebut masih dalam proses penyesuaian.
Baca Juga: Geger! Diduga Pegawai Kemendagri, Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung
“Memang ada kemungkinan pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Trump, tapi untuk waktunya kami belum bisa pastikan karena masih disesuaikan dengan agenda Presiden,” ujar Prasetyo kepada awak media, Jumat (11/7).
Baca Juga: Viral! Jalan Rusak di Donggala buat Jenazah Tenaga Kesehatan Terpaksa Dibawa Naik Motor
Sementara menanti jadwal pertemuan tersebut, pemerintah Indonesia telah lebih dulu mengirim tim ekonomi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, ke Amerika Serikat.
Tim ini ditugaskan untuk membuka ruang dialog dan melakukan negosiasi terkait kebijakan tarif yang dinilai memberatkan pelaku usaha Indonesia.
Baca Juga: Waspada! 5 Hal Ini Bisa Picu Penyakit Autoimun, Jangan Dianggap Sepele
Tim ini tak hanya membawa argumen ekonomi, tapi juga semangat kerja sama dan keinginan membangun hubungan dagang yang saling menguntungkan.
Fokus utamanya adalah membahas kemungkinan penghapusan atau pelonggaran tarif terhadap beberapa produk unggulan Indonesia yang selama ini menjadi andalan ekspor.
Baca Juga: Presiden Brasil Siap Balas 50 Persen Tarif Impor AS, Tegaskan Jangan Main Api Kalau Tak Mau Terbakar
Prasetyo berharap langkah-langkah diplomatik yang ditempuh ini bisa menjadi jembatan untuk mendorong Amerika Serikat meninjau ulang kebijakan tarif impornya. Ia pun mengajak masyarakat agar ikut mendukung langkah pemerintah yang berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Artikel Terkait
Gugatan Ijazah Palsu Jokowi Gugur, PN Solo Tegaskan Bukan Kewenangannya
Biaya Rawat IKN Capai Ratusan Miliar per Tahun, Otorita: Ini Baru Permulaan
Tega Lecehkan Gadis Disabilitas, Polisi Tangkap Empat Pria di Serang
Ahmad Dhani Ultimatum Maia Estianty! Sebut Bakal Sebar Bukti Perselingkuhannya dengan Pria Lain
Fourtwnty Comeback Tanpa Ari Lesmana: Ubah Nama jadi ITengah, Ada Konflik Apa?
Presiden Brasil Siap Balas 50 Persen Tarif Impor AS, Tegaskan Jangan Main Api Kalau Tak Mau Terbakar
Waspada! 5 Hal Ini Bisa Picu Penyakit Autoimun, Jangan Dianggap Sepele
Viral! Jalan Rusak di Donggala buat Jenazah Tenaga Kesehatan Terpaksa Dibawa Naik Motor
Geger! Diduga Pegawai Kemendagri, Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung
Penerima Bansos yang Ketahuan Main Judi Online bakal Dicoret Datanya oleh Pemerintah usai Temuan Deposit Judol yang Tembus Rp957 Miliar