Tragedi Berdarah di Villa Mewah Bali: Warga Australia Tewas Ditembak OTK, Satu Lainnya Kritis

Photo Author
- Minggu, 15 Juni 2025 | 06:00 WIB
Ilustrasi Tembak (Photo : Ist)
Ilustrasi Tembak (Photo : Ist)

INSIBERNEWS - Kawasan wisata Bali yang dikenal damai dan memukau mendadak berubah kelam akibat insiden penembakan mengerikan pada Sabtu dini hari, 14 Juni 2025.

Dua warga Australia menjadi korban serangan brutal di Vila Casa Santisya 1, yang terletak di Jalan Pantai Munggu Seseh, Banjar Sedahan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Baca Juga: Aceh Tolak Empat Pulaunya Diklaim Sumut, Mualem Ancam Bawa ke Prabowo

Tragedi ini menewaskan Zivan Radmanovic (33) di tempat dengan luka tembak, sementara Sanar Ghanim (19) kini berjuang untuk bertahan hidup di ruang perawatan intensif BIMC Hospital Kuta.

Kejadian ini mengguncang wisatawan dan warga lokal, yang selama ini mengenal Mengwi sebagai destinasi yang tenang dan aman.

Baca Juga: AHY Targetkan Akses Air Bersih Capai 100 Persen di 2045, Kolaborasi Jadi Kunci Utama

Kepolisian Daerah Bali langsung bergerak cepat. Kombes Jansen Ariasandy, Kepala Bidang Humas Polda Bali, menyatakan bahwa tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum, intelijen, dan unit lainnya telah dikerahkan untuk membantu Polres Badung mengungkap kasus ini.

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi berhasil mengamankan barang bukti penting, termasuk 17 selongsong peluru, dua proyektil utuh, dan puluhan pecahan peluru lainnya.

"Kami berkomitmen untuk mengejar pelaku hingga ke akar-akarnya. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di Bali," tegas Jansen saat berbicara dengan awak media.

Baca Juga: PLTP Patuha Unit 2 Buka 500 Lowongan Kerja, Warga Lokal Jadi Prioritas Geo Dipa

Saksi kunci, GJ (27), istri Zivan, menjadi salah satu yang pertama kali melaporkan kejadian mencekam ini. Ia menceritakan detik-detik mengerikan saat mendengar letusan senjata api yang menggema di dalam villa. 

Baca Juga: Pukulan Telak Israel: Sembilan Ilmuwan Nuklir Iran Tewas, Siapa Saja Mereka?

"Suara tembakannya keras, bikin jantungan. Saya cuma bisa sembunyi, takut banget. Pas akhirnya berani lihat, suami saya sudah terkapar di lantai, darah di mana-mana," ungkap GJ dengan suara bergetar saat memberikan keterangan kepada polisi. 

Baca Juga: Dewa United Geber Persiapan Piala Presiden 2025, Siap Ukir Prestasi di Panggung Asia

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X