INSIBERNEWS - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2 di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi angin segar bagi warga setempat. PT Geo Dipa Energi (Persero), perusahaan di balik proyek ini, mengumumkan bakal merekrut sekitar 500 pekerja untuk masa konstruksi yang akan dimulai pada 2026 hingga awal 2027.
Kabar ini tak hanya menjanjikan tambahan pasokan energi bersih, tapi juga membuka peluang kerja besar-besaran, terutama untuk masyarakat di sekitar lokasi proyek.
Baca Juga: Pukulan Telak Israel: Sembilan Ilmuwan Nuklir Iran Tewas, Siapa Saja Mereka?
Direktur Utama Geo Dipa, Yudistian Yunis, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen mengutamakan tenaga kerja lokal, khususnya untuk posisi yang tidak memerlukan keahlian teknis tinggi.
“Dari 500 pekerja yang kami butuhkan, sekitar 150 posisi adalah tenaga kerja non-terampil. Kami ingin warga desa sekitar proyek mendapat kesempatan ini,” ujar Yudistian saat berbincang dengan media di Bandung, Sabtu (14/6/2025).
Ia menambahkan bahwa Geo Dipa akan bekerja sama dengan pemerintah desa untuk memastikan proses rekrutmen berjalan adil dan transparan.
Baca Juga: Duka di Rel Demak, Bocah Tewas Tertabrak KA Sembrani di Perlintasan Tanpa Palang
Selain membuka lapangan kerja, Geo Dipa juga berencana melibatkan pelaku usaha lokal untuk mendukung kebutuhan logistik proyek, seperti penyediaan makanan, transportasi, dan material pendukung. Langkah ini diharapkan bisa memutar roda ekonomi masyarakat di Kecamatan Patuha dan sekitarnya.
“Kami ingin proyek ini tak hanya menghasilkan listrik, tapi juga membawa manfaat nyata bagi warga, mulai dari pekerjaan hingga peluang usaha,” tambah Yudistian, menunjukkan semangat perusahaan untuk berjalan seiring dengan komunitas lokal.
Baca Juga: Dewa United Geber Persiapan Piala Presiden 2025, Siap Ukir Prestasi di Panggung Asia
Proyek PLTP Patuha Unit 2 sendiri sudah menunjukkan progres yang menggembirakan. Hingga kini, tahap pengeboran 12 sumur panas bumi telah selesai dengan tingkat keberhasilan tinggi. Yang lebih membanggakan, proses ini berlangsung tanpa insiden kecelakaan kerja, sebuah pencapaian besar mengingat risiko tinggi di industri panas bumi.
“Kami sangat memperhatikan aspek keselamatan dan lingkungan. Alhamdulillah, semua berjalan lancar sejauh ini,” kata salah seorang manajer proyek yang enggan disebutkan namanya.
Jika tak ada aral melintang, PLTP Patuha Unit 2 diperkirakan akan mulai beroperasi pada akhir 2027, menambah pasokan listrik ramah lingkungan untuk Jawa Barat. Pembangkit ini diproyeksikan menghasilkan daya hingga 55 megawatt, cukup untuk menerangi ribuan rumah tangga.
Artikel Terkait
Melalui Rumah BUMN, BRI Cetak UMKM Siap Ekspor: Kisah Sukses Baker’s Gram
Isi Telepon Prabowo Subianto dan Trump Diungkap Seskab Teddy, Saling Komitmen Pererat Hubungan Bilateral
Iran Desak PBB Gelar Sidang Darurat Usai Serangan Israel: Negosiasi Nuklir Terancam Batal
Jelang Kepulangan Jemaah Haji Indonesia, Terdapat Larangan Bawa Pulang Air Zamzam ke Tanah Air
Mobil Dinas Wabup Mamuju Tabrak Lansia hingga Tewas, Diduga Pakai Pelat Palsu
Begini Tanggapan Jokowi Terkait Polemik Tambang Nikel Raja Ampat
Spiritual dan Penuh Makna, Cak Imin Terharu Hadiri Acara Siraman Al Ghazali yang Dibalut Tradisi Jawa
Dewa United Geber Persiapan Piala Presiden 2025, Siap Ukir Prestasi di Panggung Asia
Duka di Rel Demak, Bocah Tewas Tertabrak KA Sembrani di Perlintasan Tanpa Palang
Pukulan Telak Israel: Sembilan Ilmuwan Nuklir Iran Tewas, Siapa Saja Mereka?