Pukulan Telak Israel: Sembilan Ilmuwan Nuklir Iran Tewas, Siapa Saja Mereka?

Photo Author
- Sabtu, 14 Juni 2025 | 20:27 WIB
Pukulan Telak Israel: Sembilan Ilmuwan Nuklir Iran Tewas (Foto : abc.net.au)
Pukulan Telak Israel: Sembilan Ilmuwan Nuklir Iran Tewas (Foto : abc.net.au)

Sikap bungkam ini memicu spekulasi bahwa Iran berusaha meredam dampak psikologis serangan tersebut.

Baca Juga: Begini Tanggapan Jokowi Terkait Polemik Tambang Nikel Raja Ampat

Dampak serangan ini terhadap program nuklir Iran masih belum jelas. Badan Energi Atom Internasional (IAEA) belum memberikan pernyataan resmi, tetapi para analis internasional memperkirakan bahwa kehilangan sembilan ilmuwan kunci bisa memperlambat riset nuklir Iran, setidaknya dalam jangka pendek.

“Iran mungkin masih punya cadangan ilmuwan, tapi kehilangan tokoh-tokoh berpengalaman seperti ini sulit digantikan dalam waktu singkat,” ujar Dr. Emily Landau, pakar keamanan Timur Tengah dari Universitas Tel Aviv.

Ia menambahkan bahwa serangan ini juga bisa memengaruhi moral tim riset nuklir Iran.

Baca Juga: Jelang Kepulangan Jemaah Haji Indonesia, Terdapat Larangan Bawa Pulang Air Zamzam ke Tanah Air

Kecaman internasional mulai mengalir menyusul insiden ini. Beberapa negara, termasuk sekutu Iran seperti Rusia dan Tiongkok, mendesak semua pihak untuk menahan diri guna mencegah eskalasi konflik.

Di sisi lain, negara-negara pendukung Israel, seperti Amerika Serikat, belum mengeluarkan komentar resmi, meski hubungan dekat Washington dengan Tel Aviv membuat sikap mereka mudah ditebak.

Masyarakat global kini menanti langkah diplomatik berikutnya, dengan kekhawatiran bahwa ketegangan ini bisa memicu konflik terbuka yang lebih luas di kawasan yang sudah panas.

Baca Juga: Melalui Rumah BUMN, BRI Cetak UMKM Siap Ekspor: Kisah Sukses Baker’s Gram

Warga Iran, khususnya di Teheran, dilaporkan terkejut dan marah atas serangan ini. Di media sosial, banyak yang menyerukan pembalasan, sementara keluarga korban masih berduka atas kehilangan yang mendadak.

Tragedi ini tak hanya memperdalam jurang permusuhan antara Iran dan Israel, tetapi juga menjadi pengingat betapa rapuhnya stabilitas di Timur Tengah. Dengan situasi yang kian memanas, dunia kini menahan napas, berharap agar langkah-langkah diplomasi bisa mendinginkan ketegangan sebelum terlambat.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X