Satu Tambang Nikel Tetap Bertahan di Raja Ampat, Empat Lainnya Dicabut Izinnya!

Photo Author
- Rabu, 11 Juni 2025 | 09:17 WIB
Alat Berat yang ada di Kawasan PT Gag Nikel Raja Ampat (Foto : Dok/Kementerian ESDM)
Alat Berat yang ada di Kawasan PT Gag Nikel Raja Ampat (Foto : Dok/Kementerian ESDM)

 

INSIBERNEWS - Keputusan pemerintah untuk mencabut izin empat perusahaan tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, mengundang perhatian luas.

Hanya PT Gag Nikel, anak usaha PT Aneka Tambang (Antam), yang diperbolehkan melanjutkan operasinya. Langkah tegas ini diambil untuk melindungi kawasan geopark Raja Ampat yang memiliki keindahan alam luar biasa dan status perlindungan internasional.

Keempat perusahaan yang izinnya dicabut adalah PT Anugerah Surya Pratama (ASP), PT Mulia Raymond Perkasa (MRP), PT Kawei Sejahtera Mining (KSM), dan PT Nurham.

 Baca Juga: Kekalahan Telak 0-6 Timnas Indonesia, Simon Tahamata: Luka Bersama, Semangat Harus Tetap Menyala!

Aktivitas penambangan keempat perusahaan tersebut dinilai mengancam kelestarian lingkungan Raja Ampat.

"Aktivitas mereka di wilayah geopark jelas melanggar aturan dan mengancam ekosistem yang sangat rentan," ungkap seorang pakar lingkungan hidup yang enggan disebutkan namanya.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

 Baca Juga: Billy Syahputra Sudah Sangat Serius untuk Menikah Dengan Vika Kolesnaya, Billy Ingin Boyong keluarga Vika ke Indonesia

Berbeda dengan keempat perusahaan tersebut, PT Gag Nikel dinilai telah memenuhi standar lingkungan yang ketat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menjelaskan,

"PT Gag Nikel hanya memanfaatkan sebagian kecil dari lahan konsesinya dan telah melakukan reklamasi dengan baik."

 Baca Juga: Kemenag Tepis Isu Pungli di Safari Wukuf Haji 2025, Tegaskan Layanan Gratis untuk Lansia dan Jemaah Sakit

"Reklamasi sudah berjalan, laut di sekitar jetty masih jernih, itu tandanya amdal mereka dijalankan dengan baik," ujar Bahlil dalam konferensi pers.

Ia menekankan bahwa lokasi tambang PT Gag Nikel berada di luar kawasan geopark, sekitar 42 kilometer dari Piaynemo, ikon wisata Raja Ampat, dan lebih dekat ke Maluku Utara.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X