INSIBERNEWS - Keputusan pemerintah untuk mencabut izin empat perusahaan tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, mengundang perhatian luas.
Hanya PT Gag Nikel, anak usaha PT Aneka Tambang (Antam), yang diperbolehkan melanjutkan operasinya. Langkah tegas ini diambil untuk melindungi kawasan geopark Raja Ampat yang memiliki keindahan alam luar biasa dan status perlindungan internasional.
Keempat perusahaan yang izinnya dicabut adalah PT Anugerah Surya Pratama (ASP), PT Mulia Raymond Perkasa (MRP), PT Kawei Sejahtera Mining (KSM), dan PT Nurham.
Baca Juga: Kekalahan Telak 0-6 Timnas Indonesia, Simon Tahamata: Luka Bersama, Semangat Harus Tetap Menyala!
Aktivitas penambangan keempat perusahaan tersebut dinilai mengancam kelestarian lingkungan Raja Ampat.
"Aktivitas mereka di wilayah geopark jelas melanggar aturan dan mengancam ekosistem yang sangat rentan," ungkap seorang pakar lingkungan hidup yang enggan disebutkan namanya.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
Berbeda dengan keempat perusahaan tersebut, PT Gag Nikel dinilai telah memenuhi standar lingkungan yang ketat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menjelaskan,
"PT Gag Nikel hanya memanfaatkan sebagian kecil dari lahan konsesinya dan telah melakukan reklamasi dengan baik."
"Reklamasi sudah berjalan, laut di sekitar jetty masih jernih, itu tandanya amdal mereka dijalankan dengan baik," ujar Bahlil dalam konferensi pers.
Ia menekankan bahwa lokasi tambang PT Gag Nikel berada di luar kawasan geopark, sekitar 42 kilometer dari Piaynemo, ikon wisata Raja Ampat, dan lebih dekat ke Maluku Utara.
Artikel Terkait
Empat Izin Tambang Nikel di Raja Ampat Dicabut, Pemerintah Tunjukkan Sikap Tegas
Trump Kirim Pasukan ke Los Angeles, Situasi Makin Panas Usai Kerusuhan Soal Imigran
Temui Korban Kebakaran Penjaringan, Wapres Gibran Bagi-bagi Susu dan Mainan Anak
Billy Syahputra Sudah Sangat Serius untuk Menikah Dengan Vika Kolesnaya, Billy Ingin Boyong keluarga Vika ke Indonesia
Modus Baru Pakai Drone, Upaya Selundupkan Sabu ke Lapas Bandung Digagalkan
Kebakaran Lagi, 16 Unit Damkar Padamkan Api di Kawasan Padat Lapak Rawa Buaya
Demi Temui Dedi Mulyadi, Bocah 15 Tahun Ini Viral Gowes dari Brebes ke Subang: Sekolah Berhenti karena Tak Ada Uang
Kemenag Tepis Isu Pungli di Safari Wukuf Haji 2025, Tegaskan Layanan Gratis untuk Lansia dan Jemaah Sakit
Wali Kota Bandung Soroti Dugaan Jual Beli Kursi Masuk SMP, Harga Bisa Capai Rp 8 Juta
Kekalahan Telak 0-6 Timnas Indonesia, Simon Tahamata: Luka Bersama, Semangat Harus Tetap Menyala!