Demi Temui Dedi Mulyadi, Bocah 15 Tahun Ini Viral Gowes dari Brebes ke Subang: Sekolah Berhenti karena Tak Ada Uang

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 10 Juni 2025 | 16:19 WIB
Tangkapan layar bocah 15 tahun yang mengayuh sepeda dari Brebes ke Subang untuk menemui Dedi Mulyadi.  (instagram/say_tteh)
Tangkapan layar bocah 15 tahun yang mengayuh sepeda dari Brebes ke Subang untuk menemui Dedi Mulyadi. (instagram/say_tteh)

INSIBERNEWS - Seorang remaja bernama Adnan Prasetyo (15) viral di media sosial, usai diketahui berjuang mengayuh sepeda dari Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, ke Subang, Jawa Barat.

Tujuan Adnan bersepeda sejauh itu diketahui demi bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk meminta bantuan.

Terlihat dalam video singkat yang beredar, bocah itu memegang secarik kertas bertuliskan alamat, yang ia serahkan kepada orang di lokasi kediaman Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Modus Baru Pakai Drone, Upaya Selundupkan Sabu ke Lapas Bandung Digagalkan

Namun, sayangnya, pria yang akrab disapa Kang Dedi itu sedang tidak berada di tempat karena sedang libur.

Perjuangan bocah 15 tahun ini membuat banyak warganet terenyuh. Ia diketahui seorang yatim-piatu dan telah berhenti sekolah sejak duduk di bangku kelas dua SMP.

Kini, di usianya yang seharusnya sudah duduk di bangku kelas 1 SMA, Adnan tak lagi bisa menempuh pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

Baca Juga: Trump Kirim Pasukan ke Los Angeles, Situasi Makin Panas Usai Kerusuhan Soal Imigran

"Mau ketemu Pak Mulyadi (Dedi Mulyadi)," ujar Adnan dalam video yang diunggah akun Instagram @say_tteh, dikutip Selasa 10 Juni 2025.

Saat ditanya dari mana asalnya, Adnan menjawab, "Dari Jawa Tengah."

Adnan mengaku bahwa kondisinya saat ini sedang tidak lagi mengenyam pendidikan.

"Sekolah udah keluar dari kelas dua SMP, sekarang harusnya udah kelas 1 SMA," ucapnya.

Baca Juga: Akira Higashiyama Dipilih PSSI Sebagai Pelatih Baru Timnas Putri Indonesia Jelang AFF U-19 Women’s 2025

Ketika ditanya soal orang tua dan keluarga, Adnan menjelaskan bahwa kedua orang tuanya telah tiada dan dirinya tidak mengetahui keberadaan saudara-saudaranya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X