Visa Furoda Ditiadakan Tahun Ini, Jemaah Haji Diminta Agar Waspada pada Modus Penipuan

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 30 Mei 2025 | 15:07 WIB
Ilustrasi jemaah Haji (Istimewa)
Ilustrasi jemaah Haji (Istimewa)

INSIBERNEWS - Musim haji 2025 membawa kabar yang perlu jadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang berencana berangkat melalui jalur nonkuota.

Pemerintah Arab Saudi secara resmi menyatakan tidak akan menerbitkan visa haji furoda untuk tahun ini. Keputusan tersebut disampaikan langsung kepada Pemerintah Indonesia dan ditegaskan oleh Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dahnil Anzar Simanjuntak.

Baca Juga: Meriahkan Laga Timnas Indonesia vs China, God Bless Siap Guncang GBK!

"Menurut pihak Saudi Arabia, visa haji nonkuota dari Pemerintah Saudi seperti furoda tidak akan dikeluarkan," ujar Dahnil saat dikonfirmasi pada Jumat, 30 Mei 2025.

Dengan adanya keputusan ini, Dahnil meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap penawaran perjalanan haji yang mengatasnamakan visa furoda.

Baca Juga: Temani Istri Melahirkan Anak Pertama, Eliano Reijnders Absen Bela Timnas Indonesia

Ia mengingatkan bahwa mendekati masa puncak haji, biasanya banyak oknum yang memanfaatkan situasi ini dengan menjual mimpi keberangkatan lewat jalur yang sejatinya tidak tersedia.

Masyarakat diminta tidak tergiur dengan iming-iming bisa berangkat haji tanpa antre lewat jalur yang justru sudah dinyatakan tidak berlaku.

"Jangan sampai tertipu dengan janji-janji bahwa visa furoda akan tersedia di akhir-akhir menjelang masa puncak haji ini," tambahnya.

Baca Juga: Ibadah Haji Tahun Ini, Ivan Gunawan Setiap Hari Tak Berhenti Bersyukur

Menanggapi situasi tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan bahwa visa furoda sepenuhnya berada di bawah kewenangan Pemerintah Arab Saudi. Pemerintah Indonesia, menurutnya, tidak memiliki ruang intervensi dalam kebijakan visa tersebut.

Oleh karena itu, segala bentuk penawaran yang berkaitan dengan visa furoda sebaiknya diteliti dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kerugian, baik secara materi maupun spiritual.

Baca Juga: UGM dan Telkom Garap Inovasi Deteksi Tsunami Lewat Kabel Laut, Siap Perkuat Sistem Nasional

"Itu kebijakan Saudi Arabia, bukan kita," ujar Nasaruddin seusai rapat koordinasi persiapan haji.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X