Ia juga mendorong masyarakat untuk memilih jalur haji resmi yang dikelola oleh pemerintah melalui kuota nasional. Selain lebih aman dan jelas, jalur resmi menjamin perlindungan terhadap jemaah selama menjalankan ibadah, mulai dari keberangkatan, akomodasi, hingga proses ibadah di Tanah Suci.
Baca Juga: Berkat Laporan Warga, Ribuan Belangkas Terselamatkan dari Penyelundupan Lintas Negara
Kementerian Agama dan BP Haji juga berkomitmen melakukan pengawasan ketat dan menindak tegas agen perjalanan yang tetap nekat menawarkan jalur furoda ilegal.
Dengan adanya kepastian ini, masyarakat diimbau untuk tidak tergesa-gesa mengambil keputusan berdasarkan tawaran yang belum tentu benar.
Pemerintah berharap jemaah dapat merencanakan ibadah haji dengan bijak, sabar, dan mengedepankan keamanan serta kenyamanan, demi terhindar dari praktik penipuan berkedok ibadah.
Baca Juga: Langit Gaza Mulai Tenang, Israel dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata Sementara 60 Hari
Artikel Terkait
Kemensos Seleksi Guru yang Berempati Tinggi untuk Sekolah Rakyat Miskin
Dituding Praktik Perbudakan, Raksasa EV China BYD Digugat Jaksa Brasil Rp740 Miliar
Presiden Macron Kunjungi Borobudur: Persahabatan Indonesia–Prancis Lewat Diplomasi Budaya, Penghargaan, dan Harmoni di Puncak Candi
Kepergian Si Uni: Harimau Tertua di Taman Rimba Jambi dan Kisah Sunyi Konservasi
Nikita Mirzani Gugat Reza Gladys: Konflik Bisnis Skincare dan Isyarat Ajakan Damai di Tengah Sidang
Canggihnya Helikopter Kepresidenan AW189 yang Digunakan Prabowo dan Macron ke Borobudur
Pelaku Pencabulan Anak Tiri Disabilitas di Serang Ditangkap, Korban Berani Bersuara Setelah Lama Tertutup
Dealer Utama BYD di Shandong Tumbang, Ribuan Konsumen Terlilit Masalah Refund
1,8 Juta Warga Tak Lagi Terima Bansos, Mensos: Ekonomi Mereka Sudah Lebih Mapan
Langit Gaza Mulai Tenang, Israel dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata Sementara 60 Hari