Meski demikian, jeda 60 hari ini tetap membawa harapan bagi warga Gaza yang selama ini hidup dalam ketidakpastian dan kekerasan.
Setidaknya, waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengalirkan bantuan kemanusiaan, memperbaiki sebagian infrastruktur, dan membuka kembali jalur diplomasi yang lebih substansial. Dunia kini menanti, apakah masa tenang ini bisa menjadi awal dari perubahan besar yang selama ini dinantikan.
Baca Juga: Kemensos Seleksi Guru yang Berempati Tinggi untuk Sekolah Rakyat Miskin
Artikel Terkait
Timnas Basket Putra U-16 Indonesia Sikat Vietnam, Pastikan Tiket FIBA Asia Cup 2025
Kemensos Seleksi Guru yang Berempati Tinggi untuk Sekolah Rakyat Miskin
Dituding Praktik Perbudakan, Raksasa EV China BYD Digugat Jaksa Brasil Rp740 Miliar
Presiden Macron Kunjungi Borobudur: Persahabatan Indonesia–Prancis Lewat Diplomasi Budaya, Penghargaan, dan Harmoni di Puncak Candi
Kepergian Si Uni: Harimau Tertua di Taman Rimba Jambi dan Kisah Sunyi Konservasi
Nikita Mirzani Gugat Reza Gladys: Konflik Bisnis Skincare dan Isyarat Ajakan Damai di Tengah Sidang
Canggihnya Helikopter Kepresidenan AW189 yang Digunakan Prabowo dan Macron ke Borobudur
Pelaku Pencabulan Anak Tiri Disabilitas di Serang Ditangkap, Korban Berani Bersuara Setelah Lama Tertutup
Dealer Utama BYD di Shandong Tumbang, Ribuan Konsumen Terlilit Masalah Refund
1,8 Juta Warga Tak Lagi Terima Bansos, Mensos: Ekonomi Mereka Sudah Lebih Mapan