China dan Indonesia Sepakat Perkuat Ekonomi Lewat Proyek Twin Parks dan Industri Strategis

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Rabu, 28 Mei 2025 | 15:34 WIB
Penandatanganan MoU sejumlah kerjasama Indonesia-China disaksikan langsung oleh Prabowo Subianto dan Xi Jinping di Great Hall of The People, Beijing  (Istimewa)
Penandatanganan MoU sejumlah kerjasama Indonesia-China disaksikan langsung oleh Prabowo Subianto dan Xi Jinping di Great Hall of The People, Beijing (Istimewa)

INSIBERNEWS - Kunjungan resmi Perdana Menteri China, Li Qiang, ke Indonesia membawa angin segar bagi hubungan bilateral kedua negara, terutama di sektor ekonomi.

Pertemuan kenegaraan ini ditandai dengan penandatanganan empat nota kesepahaman (MoU) dan delapan poin kerja sama strategis yang dinilai akan memperkuat fondasi kerja sama jangka panjang dan saling menguntungkan.

Baca Juga: Gagal Gagah-Gagahan, Kapal Perang Baru Korut Nyaris Tenggelam Saat Diresmikan

Salah satu fokus utama dalam kesepakatan ini adalah pengembangan industri dan penguatan rantai pasok yang akan mendukung kestabilan ekonomi kedua negara.

Di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, dua dari empat MoU yang diteken mencakup kerja sama strategis dalam pengembangan kawasan industri melalui proyek Two Countries Twin Parks (TCTP), serta langkah konkret untuk mempercepat pembangunan industri yang berorientasi ekspor.

Baca Juga: Israel Ancam Caplok Tepi Barat jika Negara Palestina Diakui Dunia

Proyek TCTP sendiri merupakan konsep pengembangan kawasan industri kembar yang menghubungkan taman industri di Indonesia dan China secara langsung, sehingga memungkinkan integrasi produksi, logistik, dan investasi.

Program ini diyakini akan menciptakan ekosistem bisnis yang lebih efisien serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Baca Juga: Gen Z Jepang Tak Lagi Gila Kerja: Fenomena Quiet Quitting Jadi Bentuk Perlawanan Halus

Selain penguatan sektor industri, China dan Indonesia juga menyepakati kerja sama di berbagai bidang seperti pertanian, pengembangan energi bersih, dan penguatan kerja sama digital.

Kesepakatan ini memperkuat sinyal bahwa kedua negara tidak hanya fokus pada kerja sama ekonomi tradisional, namun juga menjajaki sektor-sektor baru yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Lisa Mariana Gugat Ridwan Kamil soal Hak Identitas Anak, Sidang Perdana Digelar di PN Bandung

Dalam sambutannya, Li Qiang menegaskan bahwa China melihat Indonesia sebagai mitra penting di kawasan Asia Tenggara, baik dalam hal kerja sama ekonomi maupun geopolitik. Ia menyampaikan harapannya agar hubungan bilateral ini terus diperkuat melalui kemitraan yang saling mendukung dan menguntungkan.

Baca Juga: Jelang Indonesia vs China, Ini Dia 3 Strategi yang Bisa Bawa Timnas Garuda Lolos Ke Piala Dunia

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X