INSIBERNEWS - Insiden tragis terjadi di Jalan Barawaja, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Sabtu malam, 3 Mei 2025. Dua unit rumah dilalap si jago merah dalam kebakaran hebat yang diduga sengaja dilakukan oleh salah satu anggota keluarga sendiri.
Mirisnya, kebakaran itu merenggut nyawa seorang nenek berusia 65 tahun, Daeng Ngai, yang tewas terjebak di dalam rumahnya yang terkunci saat api membesar.
Baca Juga: Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos, Pria Semarang Diduga Jadi Korban Pembacokan Brutal
Peristiwa ini mengundang perhatian warga sekitar karena kobaran api begitu cepat membesar dan sulit dipadamkan. Awalnya, pihak kepolisian menduga kebakaran ini murni kecelakaan. Namun setelah dihimpun berbagai keterangan saksi dan bukti lapangan, muncul dugaan kuat bahwa api berasal dari aksi pembakaran yang disengaja.
Baca Juga: Kuatkan Peran Pemberdayaan Warga Binaan, BRI Dukung IPPA Fest 2025
Kapolsek Panakkukang, AKP Aris Satrio, menjelaskan bahwa pelaku pembakaran tak lain adalah cucu korban sendiri, pria berinisial AS, 36 tahun.
"Awalnya kami tidak menyangka, tapi setelah penyelidikan, semua petunjuk mengarah ke satu orang. Pelakunya adalah cucunya sendiri," ujar Aris saat ditemui pada Minggu, 4 Mei 2025.
Baca Juga: Penjualan Tesla Turun Drastis di Belanda, Cerminan Tantangan Global
AS diketahui sempat melarikan diri setelah membakar rumah. Dalam pemeriksaan, ia mengaku menendang botol berisi bahan bakar minyak ke arah rumah neneknya hingga cairan itu tumpah ke dinding kayu. Setelahnya, ia langsung menyulut api menggunakan korek gas yang dibawanya.
"Jadi pelaku ini menendang botol berisi bensin, lalu setelah cairannya menyebar, dia nyalakan api pakai korek. Rumah pun langsung terbakar hebat," jelas Aris.
Baca Juga: H-3 Jelang Pernikahan! Luna Maya dan Maxime Berangkat Ke Bali Pakai Jet Pribadi
Dari informasi yang dihimpun, AS diduga berada dalam pengaruh minuman keras saat melakukan aksinya. Ia sempat menenggak tuak sebelum kejadian.
Namun motif utama pembakaran ini masih terus didalami oleh pihak berwajib, termasuk kemungkinan adanya permasalahan keluarga atau tekanan psikologis lain yang dialami pelaku.
Baca Juga: Yusril Tegas: Aset Koruptor Harus Disita, Rakyat Berhak Uangnya Kembali
Artikel Terkait
Kelaparan Kian Parah, Warga Gaza Terpaksa Menjarah Demi Bertahan Hidup
Gubernur Dedi Usulkan Bansos Bersyarat, Harus KB dan Pria Siap Vasektomi
H-3 Jelang Pernikahan! Luna Maya dan Maxime Berangkat Ke Bali Pakai Jet Pribadi
Sebenernya Apa Itu KB Vasektomi, Apakah Berbahaya?
Indonesia Gagal ke Semifinal Piala Sudirman Usai Duel Sengit Lawan Korea Selatan
Trump Kembali Ancam Sanksi Tambahan untuk Siapa Pun yang Beli Minyak Iran
Penjualan Tesla Turun Drastis di Belanda, Cerminan Tantangan Global
Kakek Tupon Nyaris Kehilangan Tanah, PT PNM Akui Jadi Korban Take Over Kredit
Kuatkan Peran Pemberdayaan Warga Binaan, BRI Dukung IPPA Fest 2025
Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos, Pria Semarang Diduga Jadi Korban Pembacokan Brutal