INSIBERNEWS - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan rencana penjatuhan sanksi tambahan terhadap negara maupun perusahaan yang masih nekat membeli minyak atau produk petrokimia dari Iran.
Lewat unggahannya di media sosial, Trump menegaskan bahwa pihak mana pun yang bertransaksi dengan sektor energi Iran akan langsung dikenai sanksi lanjutan dari pemerintah AS.
Baca Juga: Skandal Joki UTBK di USU Terbongkar, Empat Orang Jadi Tersangka dan Diiming-imingi Rp10 Juta
“Setiap negara atau pihak yang membeli berapa pun jumlah minyak atau petrokimia dari Iran akan langsung dikenai sanksi tambahan,” tulis Trump dalam unggahannya, seperti dikutip dari Bloomberg, Minggu (4/5/2025).
Meski tak merinci jenis sanksi yang dimaksud, Trump menegaskan bahwa kebijakan ini akan dijalankan secara ketat tanpa kompromi. Ia bahkan menambahkan bahwa pihak yang melanggar aturan ini tidak akan diberi ruang untuk menjalin kerja sama ekonomi dengan Amerika Serikat.
Baca Juga: Berlaku di Tahun Ajaran Baru, Gibran Umumkan AI Siap Masuk Kurikulum di Sekolah
“Mereka tidak akan diizinkan untuk berbisnis dengan Amerika Serikat dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi tekanan maksimum Trump terhadap Iran, yang kembali ia suarakan di tengah kebuntuan perundingan nuklir antara kedua negara.
Baca Juga: Pasca Kebakaran Hutan, Badai Pasir Landa Israel: Pemerintah Umumkan Darurat Nasional
Sejumlah pengamat menilai kebijakan Trump bisa memicu gesekan baru di pasar energi global, apalagi mengingat Iran masih memiliki sejumlah mitra dagang penting di Asia dan Eropa yang bergantung pada pasokan minyaknya.
Artikel Terkait
Inggris Siap Bahas Pengakuan Palestina Bareng Prancis dan Arab Saudi, Juni Jadi Momen Penting?
Pakaian dan Sepatu RI Terancam Tarif Balasan AS, Sri Mulyani: Banyak yang Belum Sadar Dampaknya
Kulit Belang Terpapar Sinar Matahari? Ini Solusi Alami dan Praktis yang Bisa Dicoba!
Ribuan WNI Jadi Korban Perdagangan Manusia di Asia Tenggara, Modus Makin Licin dan Sulit Terdeteksi
Pasca Kebakaran Hutan, Badai Pasir Landa Israel: Pemerintah Umumkan Darurat Nasional
65 Lahan Petani Disita KPK Terkait Proyek Tol Sumatra, Tapi Masih Bisa Digarap
Polri Sita Rp61 Miliar dari 164 Rekening Terkait Judi Online, PPATK Sebut Total Dana Capai Rp600 Miliar
AS Ingatkan China: Tarif Tinggi Bisa Hantam Puluhan Juta Lapangan Kerja
Ramaikan Tren Gaya Hidup Sehat, BRI Berdayakan UMKM Manfaatkan Peluang di Industri Gula Aren
Berlaku di Tahun Ajaran Baru, Gibran Umumkan AI Siap Masuk Kurikulum di Sekolah