INSIBERNEWS - Menjelang perayaan Idulfitri 2025, pemerintah memastikan bahwa tarif listrik bagi pelanggan nonsubsidi tidak akan mengalami kenaikan.
Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan dan Lebaran.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa tarif listrik untuk periode April–Juni 2025 tetap sama seperti kuartal sebelumnya.
Baca Juga: Heboh di Medsos! Warganet Sebar Narasi Pembunuhan Presiden Prabowo Usai UU TNI Disahkan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menjaga daya saing industri sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Kami memutuskan bahwa tarif tenaga listrik untuk kuartal II-2025 tetap, sama seperti kuartal I, selama tidak ada keputusan lain dari pemerintah,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (27/3/2025).
Dengan kebijakan ini, pelanggan listrik nonsubsidi dari berbagai sektor, termasuk rumah tangga hingga industri, tidak perlu khawatir akan kenaikan biaya listrik dalam waktu dekat.
Selain itu, kabar baik juga datang bagi pelanggan bersubsidi. Sebanyak 24 golongan pelanggan tetap mendapatkan subsidi listrik tanpa perubahan tarif.
Baca Juga: Sisa 2 Tahun Lagi, Wulan Guritno Akui Ingin Segera Menikah dan Punya Momongan Lagi Sebelum Umur 45
Golongan ini mencakup pelanggan dari sektor sosial, rumah tangga miskin, industri kecil, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Langkah ini diambil untuk memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan akses listrik yang terjangkau, terutama bagi mereka yang bergantung pada listrik untuk usaha kecil mereka.
Penetapan tarif listrik ini merujuk pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 yang mengatur mekanisme penyesuaian tarif bagi pelanggan nonsubsidi setiap tiga bulan sekali.
Artikel Terkait
BI Berhentikan 3 Pejabat yang Jadi Komisaris Bank BUMN, Siapa Saja Mereka?
Viral Video Perbaikan Jalan Pantura Karawang, Tim PPK Jabar Bantah Dikerjakan Asal-asalan
Dendam Lama Berujung Perampokan: Adik Bos PT Widya Tekhno Abadi Gasak Rp 230 Juta demi Beli Mobil dan Perhiasan
Masyarakat Kini Enggan Beri Jalan untuk Mobil Pejabat, Sebenarnya Apa Saja Kendaraan Prioritas Menurut Aturan?
Dedi Mulyadi Kena Kritik Menteri Pariwisata Karena Bongkar Tempat Wisata di Puncak Bogor
Heboh Pungutan Rp 50 Ribu di SMAN 4 Medan untuk Pensiun Guru, Disdik Sumut: Sudah Dikembalikan, Tapi Sanksi Tetap Menanti
Fatal! Pejabat Trump Michael Waltz Akui Bocorkan Rencana Serangan ke Yaman di Grup Chat
Bebas Biaya! BRI Group Berangkatkan 8,482 Pemudik Secara Gratis di Program Mudik Bersama BUMN 2025
Hore! Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Umumkan Tarif Listrik Tidak Naik hingga Juni 2025, Nonsubsidi dan Subsidi Tetap Aman
Heboh di Medsos! Warganet Sebar Narasi Pembunuhan Presiden Prabowo Usai UU TNI Disahkan