INSIBERNEWS - Sebuah video yang menampilkan petugas sedang memperbaiki jalan rusak dan berlubang di Jalan Pantura, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, viral di media sosial.
Video tersebut memunculkan narasi bahwa perbaikan jalan dilakukan secara asal-asalan tanpa mengikuti standar pengerjaan yang benar.
Namun, hal itu dibantah oleh Tim PPK 1.1 Jabar, Agung Satrio, yang menjelaskan bahwa material yang digunakan dalam perbaikan tersebut adalah Cold Patch JMTM-31.
Material ini merupakan produk PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) yang dirancang khusus untuk perbaikan jalan dengan lalu lintas padat.
Baca Juga: KemenHAM Usul Penghapusan SKCK, Beban Eks Napi Sulit Dapat Kerja! Mabes Polri Buka Suara
Apa Itu Cold Patch JMTM-31?
Cold Patch JMTM-31 adalah bahan penambal lubang pada permukaan jalan yang telah dikembangkan oleh JMTM bersama Pusjatan dan telah melalui uji mutu di laboratorium.
Produk ini telah tersertifikasi TKDN dan digunakan secara luas untuk perbaikan jalan tol tanpa harus menutup lajur lalu lintas.
Keunggulan dari Cold Patch JMTM-31 antara lain:
- Dapat diaplikasikan dengan cepat tanpa perlu cutting lubang atau tack coat.
- Pemadatan dapat dilakukan langsung dengan gilasan kendaraan.
- Jika mengeras, material masih bisa digunakan kembali dengan cara dijemur di bawah sinar matahari.
- Dapat diaplikasikan oleh satu orang dengan alat sederhana dan tetap memberikan hasil yang optimal.
Baca Juga: Mengatasi Kemacetan: Korlantas Polri Terapkan One Way Lokal untuk Mudik Lebaran 2025
Klarifikasi Tim PPK 1.1 Jabar
Agung Satrio menjelaskan bahwa perbaikan dalam video yang viral tersebut merupakan bagian dari tindakan preventif sebelum dilakukan pengerasan jalan.
"Kemarin itu tim dari posko melakukan tindakan preventif, sementara tim patching berada di belakang dengan metode sesuai spesifikasi Bina Marga," jelasnya.
Dengan demikian, penggunaan Cold Patch JMTM-31 bukanlah tindakan asal-asalan, melainkan bagian dari prosedur perbaikan yang telah teruji dan disesuaikan dengan kebutuhan kondisi jalan di lapangan.
Baca Juga: Mengatasi Kemacetan: Korlantas Polri Terapkan One Way Lokal untuk Mudik Lebaran 2025
Kesimpulan
Viralnya video perbaikan jalan di Karawang sempat menimbulkan persepsi negatif di kalangan masyarakat.
Artikel Terkait
Mengapa Danantara Butuh WNA? Bahlil: Mereka Punya Pengalaman Kelola Aset Negara Kelas Dunia
Airlangga Hartarto: Devisa Hasil Ekspor Akan Perkuat Rupiah yang Melemah
Presiden Prabowo Subianto Instruksikan Pemangkasan Jajaran Komisaris BUMN Perbankan, Harus Lebih Sedikit tapi Lebih Kompeten!
Puan Maharani Soroti Penurunan Jumlah Pemudik Lebaran 2025, Desak Pemerintah Beri Stimulus Ekonomi untuk Rakyat
Puan Maharani Soroti Lonjakan Harga Sembako Jelang Lebaran 2025, Minta Pemerintah Gerak Cepat Stabilkan Pasar
PNM Berangkatkan Pemudik dalam Program Mudik Bersama BUMN 2025, Berikan Kenyamanan dan Keamanan Perjalanan
Serahkan Zakat Melalui Baznas, Prabowo: Zakat adalah Manifestasi Keadilan Sosial
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti Beri Ceramah Tarawih di Masjid Al-Falah
Mengatasi Kemacetan: Korlantas Polri Terapkan One Way Lokal untuk Mudik Lebaran 2025
KemenHAM Usul Penghapusan SKCK, Beban Eks Napi Sulit Dapat Kerja! Mabes Polri Buka Suara