INSIBERNEWS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta terus menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengendalikan potensi hujan deras di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Operasi ini dilakukan dengan penyemaian awan menggunakan bahan semai higroskopis, yang kali ini difokuskan di wilayah barat hingga barat laut.
Langkah ini diambil berdasarkan supervisi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang memprediksi adanya hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di beberapa wilayah.
Baca Juga: Kabar Baik! Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 Dipercepat, Ini Jadwalnya
Ketua Subkelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta sekaligus juru bicara OMC Jakarta 2025, Michael Sitanggang, mengungkapkan bahwa pada hari ketujuh pelaksanaan operasi, tim telah melakukan tiga sortie penyemaian dengan total penggunaan bahan semai sebanyak 2,4 ton.
Sortie pertama menyasar wilayah barat dan barat daya Banten serta perairan Selat Sunda. Selanjutnya, sortie kedua difokuskan di area barat, barat laut Merak Banten, serta Laut Jawa bagian utara.
Sementara sortie ketiga dilakukan di pesisir Serang, Selat Sunda, dan Laut Jawa bagian utara, dengan total durasi penerbangan mencapai 6 jam 15 menit.
Sejak dimulainya operasi pada 11 Maret 2025, tim telah berhasil menyelesaikan 18 sortie dengan total bahan semai yang telah digunakan mencapai 14,4 ton, sementara waktu terbang kumulatif tercatat mencapai 38 jam.
OMC ini bertujuan untuk mengurangi curah hujan ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir di Jakarta dan sekitarnya.
Baca Juga: Isi RUU TNI : Anggota Aktif Diusulkan Dapat Menduduki 16 Kementerian atau Lembaga, Apa Saja?
Sementara itu, Plt. Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil analisis atmosfer, terdapat peningkatan Indeks Surge sebesar +6.1 yang dapat mempengaruhi pembentukan awan secara signifikan di wilayah Jawa bagian barat pada 17-18 Maret 2025.
Meskipun belum mencapai tingkat kritis, nilai CENS menunjukkan adanya potensi peningkatan intensitas hujan di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pada siang hingga dini hari.
Baca Juga: Vidi Aldiano Berjuang Puasa di Tengah Kanker, Ingin Rasakan Kemenangan Lebaran
Artikel Terkait
Update Erupsi Gunung Semeru 6 Maret 2025: Kolom Abu Setinggi 1.100 Meter, Waspada Dampak Lahar dan Abu Vulkanik
Pengangkatan CPNS 2025 Diundur ke Oktober, Lulusan CASN di Pastikan Tetap Diangkat! Ini Penjelasan Menteri PANRB Rini Widyantini
Info Mudik Gratis 2025: Syarat, Pendaftaran, Moda Transportasi, Jadwal, dan Rute yang Tersedia Tanpa Keluar Biaya, Solusi Mudik Aman dan Nyaman
Kemensos Respons Cepat Banjir Jakarta: Bantuan Rp815,5 Juta untuk Warga Terdampak Banjir Jakarta, 35.000 Paket Makanan dan Perlengkapan Darurat
BMKG Prediksi Hujan Intensitas Tinggi Terus Turun Hingga 11 Maret 2025, Waspada Banjir dan Longsor
Imbauan KAI: Jangan Ngabuburit di Jalur Kereta Api demi Keselamatan, Ancaman Denda Rp15 Juta atau Pidana 3 Bulan
Menteri Agama Nasaruddin Umar Rencanakan Kursus Calon Pengantin untuk Cegah Perceraian, apakah ini akan menjadi solusi?
Aturan Baru THR PNS 2025: Apa Saja Komponen dan Besaran Gaji yang Diterima Pegawai Negeri Berdasarkan Pangkat dan Golongan?
Anies Baswedan Ceramah di Masjid Salman ITB: Ilmu, Pikiran Kritis, dan Peran Demokrasi dalam Menjaga Kebijakan
Kabar Baik! Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 Dipercepat, Ini Jadwalnya