INSIBERNEWS - Menteri Negara Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menanggapi soal desas desus program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Belakangan ini ramai soal menu MBG yang disebut-sebut tidak sesuai dengan tujuan MBG sendiri.
Bahkan terdapat kabar ratusan siswa di Cipongkor, Bandung Barat mengalami keracunan usai menyantap MBG.
Alih-alih mendapat banyak komentar negatif soal MBG, Menko Muhaimin mengatakan bahwa kejadian-kejadian yang terjadi akibat MBG harus dievaluasi dan dibenahi.
Baca Juga: Jelang Revalidasi Global Geopark UNESCO, Wamenpar Cek Kesiapan Geopark Maros-Pangkep
"Yang pertama tentu semua jenis kejadian harus dijadikan bahan evaluasi," kata Muhaimin kepada INSIBERNEWS, 25/9/2025.
"Yang kena keracunan yang sistemnya lamban yang berbagai hal harus dijadikan pembenahan,"
Laki-laki yang kerap dipanggil Cak Imin itu meminta kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera menuntaskan masalah terkait program MBG.
Baca Juga: BRI Peringati Hari Tani Nasional melalui Akses Pembiayaan dan Pemberdayaan Inklusif untuk Perkuat Dukungan bagi Sektor Pertanian
"Tentu saya minta kepada BGN untuk benar-benar menuntaskan problem-problem yang nyata-nyata ada," ujarnya.
Ia juga mengungkap akan membawa masalah MBG di meja DPR agar tidak ada lagi kasus keracunan MBG seperti yang terjadi di Bandung Barat.
"Kita di DPR akan melakukan evaluasi agar sistem pelaksanaan benar-benar tidak ada yang keracunan," terangnya.
Baca Juga: Soal Ratusan Siswa Keracunan MBG di Cipongkor Bandung Barat, Kepala BGN : Jadi Itu Ada Kesalahan Teknis
Sementara itu, menanggapi soal kritik publik mengenai penghentian program MBG. Cak Imi menegaskan bahwa tidak akan rencana pemberhentian MBG.
"Tidak ada rencana penyetopan, saya belum mendengar tapi nanti aja tidak ada," jelasnya Cak Imin.***
Artikel Terkait
Kurangi Beban Rakyat, Ketua Komisi XI DPR Usulkan Tarif PPN Turun Jadi 10 Persen
Kepala PCO Sebut Penayangan Video Prabowo di Bioskop Sebagai Sosialisasi Hasil Kerja Pemerintah
Yurike Sanger, Istri Ke-7 Presiden Soekarno Tutup Usia di Amerika
Pemerintah Resmi Tetapkan 17 Hari Libur Nasional di Tahun 2026
Dokter Tan Shot Yen Kritik MBG, Isinya Burger 'Kastanisasi' Ia Ingin Anak Indonesia Konsumsi dan Kenal Makanan Lokal Indonesia